Legion of Champions 2018

Hong Kong Juara 1 Legion of Champions 2018 Bangkok

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 28 Jan 2018 22:22 WIB
lenovogamesesportLegion of Champions 2018
Hong Kong Juara 1 Legion of Champions 2018 Bangkok
Tim wakil Hong Kong, Argma mengangkat sekaligus membawa pulang trofi juara turnamen Legion of Champions 2018 yang berakhir hari ini, 28 Januari 2018.

Bangkok: Laga Grand Final Legion of Champions berlangsung cukup seru, menghadapkan perwakilan Hong Kong tim Argma dan perwakilan Filipina tim War Gods.

Keduanya sama-sama melakukan serangan yang terarah, setidaknya hingga pertahanan War Gods mengendur dan Argma menaklukannya.

Pada babak pertama, terjadi saling salip skor permainan. Argma selalu tampil lebih cepat melibas tim War Gods di arena permainan dan membuat selisih skor hingga 6 angka. 

Misalnya saja terjadi duel antar kedua tim, ada beberapa pemain tim Argma yang belum bergabung berhadap-hadapan dengan tim War Gods memilih membuat kejutan dengan memilih jalur memutar untuk meyerang dari belakang sekaligus menutup jalur pelarian tim War Gods.

Namun, War Gods tampak sangat tepat memilih momentum ketika terjadi duel yang melibatkan hampir kedua belah tim. Di tengah duel yang kacau, mereka melancarkan serangan untuk menghentikan gerakan karakter lawan dan melakukan serangan area.

Alhasil, War Gods berhasil menyalip selisih angka permainan dan membalikkan keadaan. Gaya permainan ini berlangsung hingga ronde pertama selesai. Di ronde kedua gaya permainan tersebut masih digunakan, tapi kali ini tim Argma bereaksi lebih cepat, mereka akan mundur agar tidak dikeroyok.

Di saat keadaan memungkinkan, maka Argma berbalik mengeroyok pemain War Gods dengan sangat rapi hingga babak final berakhir seri untuk kedua tim skor 1-1. Di ronder ketiga pertahanan War Gods terlihat mulai mengendur.

Banyak pemain War Gods yang tercerai di arena permainan karena beberapa sibuk untuk farming sayangnya kegiatan farming ditinggalkan sebelum monster dillahkan karena pemain Argma menemukan mereka. 

Dampaknya, pemain War Gods tidak fokus melakukan serangan ke turret lawan sekaligus mempertahankan turetnya sendiri dan mereka kesulitan naik level lantaran kegiatan farming mereka terganggu yang berujung kalah duel setelah dikejar pemain Argma.

Meskipun menghacurkan beberapa turret di 3 lane tapi para pemain tim Argma memilih untuk selalu melancarkan serangan bersama di upper lane. Ronde ketiga hanya berlangsung 20 menit, berbeda dengan kedua ronde sebelumnya yang berlangsung 30 menit.

Pada akhirnya, Argma memenangi duel Grand Final dengan skor 2-1 dan menjadi juara pertama. Filipina otomatis menjadi juara kedua. Sementara laga perebutan juara ketiga antara Fire Dragoon (Malaysia) dan Once ( Taiwan) yang tidak ditayangkan secara streaming dimenangkan oleh Fire Dragoon.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.