Detroit: Become Human Bisa Dimainkan Mulai Mei 2018

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 02 Mar 2018 21:54 WIB
gamessonyplaystation
Detroit: Become Human Bisa Dimainkan Mulai Mei 2018
Potongan trailer game Detroit: Become Human.

Jakarta: Sony PS4 akan kembali kedatangan game eklusif di bulan Mei nanti. Detroit: Become Human sudah mendapatkan tanggal rilisnya, 25 Mei 2018.

Setelah beberapa tahun hanya menampilkan trailer terbarunya, game yang diracik oleh studio Quantic Dream's ini sangat dinantikan karena menyugughkan game third person dengan gameplay yang berbasis pada jalan cerita sesuai pilihan plot pemainnya.

Quantic Dream's sendiri dikenal dengan karyanya yang mengusung narrative driven experiences seperti Fahrenheit, Heavy Rain, dan BEYOND: Two Souls. Pada Detroit: Become Human, diceritakan kota Detroit di tahun 2038 telah memanfaatkan robot berwujud manusia atau android untuk melayani manusia.

Plot di dalam game ini berfokus pada 3 karakter Android yang tiba-tiba memberontak dan ingin hidup layaknya manusia. Pemain akan mendampingi perjalanan kisah 3 Android dengan nama Kara, Connor, dan Markus berjuang merasakan hidup layaknya manusia.



Setiap pilihan interaktif yang Anda pilih di dalam permainan akan berpengaruh terhadap ending cerita setiap karakter bahkan kota Detroit di tahun 2038.

Kabar baiknya, meskipun game ini baru akan dirilis pada tanggal 25 Mei 2018 namun pihak Sony mengumumkan game tersebut sudah membuka pre-order sejak hari ini. Dalam rilis yang diberikan Sony disebutkan versi Blu-ray dipatok harga Rp729 ribu dan versi digitalnya senilai Rp629 ribu.

Sebagai sebuah game eksklusif PS4, Sony juga menyediakan paket khusus untuk Detroti: Become Human. Untuk Colletor's Edition berisi Detroit: Become Human (Full Game), art book, digital soudtrack, dan dynamic theme PS4 dibanderol Rp849 ribu.

Kemudian untuk paket Detroit: Become Human Digital Deluxe Edition dengan isi yang sama dibanderol dengan harga Rp769 ribu. Proses pre-order bisa langsung dilakukan lewat fitur PlayStation Store.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.