Steam Blokir Game Dewasa untuk Tiongkok

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 01 Oct 2018 10:37 WIB
steam
Steam Blokir Game Dewasa untuk Tiongkok
Logo Steam.

Jakarta: Beberapa waktu lalu Steam akhirnya memperbolehkan game konten dewasa tersedia di layanan mereka. Namun, tampaknya hal ini tidak akan berlaku di Tiongkok.

Dikutip dari Technode, Steam menghapus filter konten game khusus dewasa pada untuk pasar di Tiongkok.

Tidak hanya game khusus dewasa, filter untuk pencarian game dengan konten kekerasan juga menghilang dari layanan Steam Tiongkok. Singkat kata, game dengan kategori rating R tidak akan tersedia untuk gamer Tiongkok.

Langkah ini diambil tidak hanya oleh Steam, tapi juga developer game dari kategori rating R baik yang berisi konten dewasa maupun kekerasan.

Hal ini diambil untuk mematuhi peraturan pengawasan pemerintah Tiongkok atas industri video game. Dharker Studios, salah satu developer game kategori rating R mengaku mereka tidak ingin dianggap mengedarkan game secara ilegal.

"Apabila kami merilis game yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah sebuah negara maka kami terancam mendapatkan denda karena dianggap melanggar hukum," ungkap pihak Dharker Studios.

Tahun ini, pemerintah Tiongkok menindak keras konten video game yang beredar di negaranya. Saat awal kepopuleran game PlayersUnknown Battlegrounds (PUBG), game tersebut sempat dilarang beredar di Tiongkok.

Alasannya karena konten kekerasan berupa sistem battle royale yang dianggap keji dan bertentangan dengan ideologi Tiongkok. Pada akhirnya, PUBG boleh beredar setelah lisensinya dipegang Tencent.

Bahkan game Monster Hunter: World yang menampilkan perburuan monster sempat dilarang beredar di Tiongkok lantaran menampilkan pembunuhan makhluk hidup dan banyak memperlihatkan jenazah dari monster yang diburu.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

21 hours Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.