Disalin ke PC, Chrono Trigger Bikin Kecewa Pengguna Steam

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 28 Feb 2018 14:55 WIB
gamessteam
Disalin ke PC, Chrono Trigger Bikin Kecewa Pengguna Steam
Chrono Trigger muncul di Steam.

Jakarta: Chrono Trigger, game yang disebutkan sebagai salah satu game RPG terbaik, kini tersedia di PC. Square Enix baru saja meluncurkannya di Steam. 

Versi PC dari Chrono Trigger akan menyertakan apa yang developer sebut sebagai "visual yang telah dioptimalkan untuk PC modern" dan juga musik soundtrack yang direkam ulang yang diawasi langsung oleh komposer aslinya, Yasunori Mitsuda.

Selain itu, game ini juga akan dilengkapi dengan dua dungeon bonus yang ada di game versi Nintendo DS dan mobile. Ia juga memiliki fitur autosave, lapor The Verge. Sayangnya, tidak lama setelah game ini diluncurkan, game itu mendapatkan banyak review negatif. Alasannya karena game tersebut sama persis dengan versi mobile yang diluncurkan pada tahun 2011.

Menurut Engadget, versi PC dari Chrono Trigger tidak jauh berbeda dengan versi iOS. Keduanya memiliki suara yang kurang baik, tidak ada pilihan grafik, font yang aneh dan juga antarmuka yang dibuat untuk mobile.

Versi PC ini bahkan tidak mengakomodasi penggunaan gamepad atau keyboard. Biasanya, para developer merombak sebuah game ketika mereka mengadopsi game 16-bit untuk PC, terutama soal tampilan.

Sebelum ini, penggemar Chrono Triggers telah berhasil memainkan game itu di PC menggunakan program seperti Higan. Namun, mereka tetap rela membeli game itu ketika ia diluncurkan secara resmi di Steam. 

Chrono Trigger pertama kali muncul di Super Nintendo pada 1995. Game itu dibuat oleh kreator Final Fantasy, Hironobu Sakaguchi, kreator Dragon Quest Yuji Horii dan kreator Dragon Ball, AKira Toriyama.

Game tersebut merupakan salah satu game favorit sepanjang masa. Tampaknya, inilah salah satu alasan mengapa banyak gamer marah dengan versi PC yang terkesan dikerjakan setengah hati.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.