Ubisoft Ultah ke-10, Assassin's Creed IV Black Flag Gratis Selamanya

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 06 Dec 2017 15:32 WIB
gameubisoftassassin creed
Ubisoft Ultah ke-10, Assassin's Creed IV Black Flag Gratis Selamanya
Assassin's Creed IV: Black Flag mengambil latar belakang abad ke-18 ketika bajak laut menjadi penguasa lautan.

Jakarta: Ubisoft tengah memberikan game secara gratis. Tidak tanggung, Ubisoft menggratiskan salah satu game dari franchise Assassin's Creed yang menjadi salah satu andalan publisher game asal Perancis tersebut.

Dilaporkan oleh PC GAMER, salah satu seri terbaik dari franchise Assassin's Creed yaitu Assassin's Creed IV: Black Flag. Siapapun yang berminat untuk memiliki game ini secara gratis bisa menantikannya di layanan Uplay.

Seperti yang diketahui bahwa Assassin's Creed IV: Black Flag merupakan salah satu seri tersukses dari franchise Assassin's Creed karena menghadirkan inovasi gameplay yang baru saat itu. Salah satu inovasi tersebut adalah kehadiran mode pertarungan laut menggunakan kapal layar yang berlatar abad ke-18 saat bajak laut ditakuti.

Sayangnya, ada ketentuan tertentu jika Anda ingin game tersebut tersimpan selamanya di daftar game yang Anda miliki di Uplay. Anda harus langsung mengunduh game tersebut ke komputer Anda sebelum masa berlaku yang diberikan habis.

Jika Anda sudah mengunduhnya sebelum melewati batas waktu yang ditentukan maka game tersebut akan tersimpan selamanya di library akun Uplay Anda. Hadiah ini diberikan dalam rangka ulang tahun ke-10 game pertama Assassin's Creed dirilis. 

Tidak hanya Assassin's Creed IV: Black Flag saja yang gratis, Ubisoft juga menggratiskan game real time strategy World in Conflict yang dirilis pada tahun 2007.

Sebuah game real time strategy yang menambil latar cerita tentang peperangan antar beberapa negara yang berubah menjadi Perang Dunia III.

Bagi gamer yang yang mengincar Assassin's Creed IV: Black Flag harus sedikit bersabar karena kesempatan untuk menunduh game tersebut baru dimulai  11 Desember 2017 hingga 18 Desember 2017. Untuk World in Conflict saat ini sudah bisa diunduh hingga batas waktu 11 Desember 2017.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.