Ketua IeSPA Lepas Jabatan di IeSF

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 22 Nov 2016 16:23 WIB
esport
Ketua IeSPA Lepas Jabatan di IeSF
Eddy Lim (kanan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua umum Asosiasi esport Indonesia (IeSPA), Eddy Lim, baru-baru ini telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Board Member International Esports Federation (IeSF).

Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan secara resmi oleh IeSPA melalui halaman Facebook resminya pada hari Senin (21/11/2016) kemarin.

Meski tidak disebutkan secara rinci, namun pengunduran diri Eddy Lim dikatakan merupakan bentuk tanggung jawab atas masalah yang muncul saat penyelenggaraan 8th Esports World Championship Jakarta 2016 bulan Oktober kemarin. 

Hal yang sama juga dikemukakan oleh Secretary General IeSF, Alex Lim. Kepada Metrotvnews.com, Alex Lim mengatakan mundurnya Eddy Lim merupakan bentuk tanggung jawab atas penyelenggaraan acara 8th Esports World Championship Jakarta 2016. Selain itu, Eddy Lim juga dikatakan perlu waktu lebih untuk memperhatikan IeSPA.



Meski telah mengundurkan diri dari Board Member IeSF, Eddy Lim tetap menjabat sebagai Ketua Umum IeSPA. Selain itu, IeSPA juga masih tetap menjadi anggota IeSF dan tentunya akan tetap diikutkan dalam berbagai kegiatan IeSF lainnya.

8th Esports World Championship Jakarta 2016 yang diikuti oleh 40 Negara dari anggota IeSF tersebut sempat mengalami berbagai masalah. Beberapa di antaranya adalah masalah koneksi internet yang membuat pertandingan harus ditunda selama beberapa jam, serta masalah layanan salah satu tim dari luar negeri kesulitan dalam menukarkan mata uangnya sehingga kesulitan mencari makanan.

Sementara itu, pihak IeSPA telah mengumumkan permintaan maafnya atas berbagai kendala yang terjadi sepanjang 8th Esports World Championship Jakarta 2016 berlangsung.

IeSPA mengatakan pihaknya akan belajar dari berbagai kesalahan kali ini dan akan memperbaiki kesalahan tersebut di penyelenggaraan kompetisi berikutnya.


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

23 hours Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.