Ini 6 Game Akhir Tahun yang Paling Ditunggu

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 12 Oct 2016 19:09 WIB
games
Ini 6 Game Akhir Tahun yang Paling Ditunggu
Ini enam game yang patut ditunggu sebelum tahun 2017

Metrotvnews.com, Jakarta: Menjelang akhir tahun 2016, para developer besar bersiap merilis game andalannya yang telah diperkenalkan di berbagai ajang sebelumnya, seperti E3 2016 dan Gamescom 2016.

Cukup banyak game AAA yang siap menemani akhir tahun Anda. Kebanyakan game tersebut merupakan sekuel dari game sebelumnya, dan banyak juga yang merupakan judul besar.

Kami merangkum enam game AAA yang patut ditunggu kedatangannya di akhir tahun ini. Berikut adalah keenam game tersebut.

Battlefield 1 (PC, PlayStation 4, Xbox One)

Tidak seperti seri sebelumnya yang mengangkat tema penjahat dan polisi dengan eksekusi yang bisa dibilang gagal, kali ini DICE kembali menghadirkan seri game shooter Battlefield ke perang militer. Uniknya, di Battlefield 1 Anda akan diajak bertempur di peperangan skala besar dengan latar belakang Perang Dunia I. 



Game ini menjanjikan pengalaman bertempur yang otentik dengan peralatan perang dan taktik yang dibuat semirip mungkin dengan kondisi Perang Dunia I. Selain itu, Battlefield 1 juga akan hadir dengan mode singleplayer yang menyajikan kisah prajurit di Perang Dunia I.


Sid Meier's Civilization VI (PC)

Seri game turn-based strategy legendaris Civilization kembali hadir, dan kali ini Firaxis menyajikan gameplay yang mengacu pada Civilization klasik yang mengangkat tema perkembangan peradaban di Bumi. Tidak seperti Civilization Beyond Earth yang didominasi oleh konten fiksi ilmiah, Civilization VI menyajikan konten yang dibuat sedemikian rupa sehingga sejalur dengan sejarah peradaban manusia.



Civilization VI memiliki beberapa fitur baru, mulai dari sistem distrik yang mempermudah pengembangan kota, serta pemimpin-pemimpin baru dari berbagai faksi yang disesuaikan dengan sejarah peradaban manusia di Bumi. Firaxis juga mengedepankan aspek edukasi di dalam game ini dnegan menampilkan berbagai peristiwa sejarah sesuai dengan aslinya.


Dishonored 2 (PC, PlayStation 4, Xbox One)

Petualangan sang pembunuh Corvo Attano kembali berlanjut di Dishonored 2. Bagi Anda yang memainkan Dishonored pertama, game ini tentu tidak boleh dilewatkan karena masih melanjutkan cerita dari game pertamanya. Dalam game ini, Anda juga bisa bermain sebagai Emily Kaldwin, puteri dari ratu Jessamine Kaldwin yang kini juga menjadi assassin seperti Corvo.



Baik Emily ataupun Corvo, keduanya tampil dengan berbagai kemampuan baru yang bisa digunakan untuk melumpuhkan musuh dengan cepat dan senyap. Selain itu, Dishonored 2 juga kembali menampilkan kisah konspirasi yang melibatkan kasus pembunuhan ibunda Emily, ratu Jessamine Kaldwin.


Call of Duty: Infinite Warfare (PC, PlayStation 4, Xbox One)

Seri game shooter besutan Activision kembali hadir dengan nuansa yang lebih futuristik. Pertama kali diperkenalkan pada acara pra-E3 2016, Call of Duty: Infinite Warfare diperlihatkan akan mengajak Anda untuk tampil sebagai seorang prajurit yang mempertahankan Bumi dari serangan pihak lain. Anda juga akan diajak berperang di luar angkasa.



Selain Infinite Warfare, Activision juga merilis satu game Call of Duty lain, yaitu versi remaster dari Call of Duty: Modern Warfare. Sama seperti versi orisinalnya, game ini akan mengisahkan kembali petualangan Captain Price dalam mengungkap konspirasi berbagai serangan terorisme. Game ini akan dirilis bersama dengan Infinite Warfare.


Watch Dogs 2 (PC, PlayStation 4, Xbox One)

Seri game action open-world yang disertai aksi hacking Watch Dogs tampil kembali dengan nuansa baru di Watch Dogs 2. Hadir dengan latar belakang kota San Francisco yang merupakan salah satu pusat teknologi dunia, pemain Watch Dogs 2 akan diajak untuk memerangi perusahaan besar yang berusaha melakukan spionase masal kepada masyarakat.



Dalam game ini Anda akan berperan sebagai Marcus Holloway yang merupakan seorang hacker muda. Marcus bersama kawanan hacker yang tergabung dalam kelompok bernama DeadSec berusaha mengumpulkan pendukung dan pengikut sambil memerangi aksi spionase yang dilakukan oleh perusahaan bernama Blume.


Final Fantasy XV (PlaySattion 4, Xbox One)

Setelah ditunggu selama 10 tahun, Square Enix akhirnya segera merilis Final Fantasy XV. Seri terbaru dari game RPG legendaris Final Fantasy ini kembali hadir dengan berbagai fitur baru, mulai dari sistem bertarung yang kini dibuat menjadi real-time, hingga petualangan open-world.



Final Fantasy XV mengisahkan Noctis, pangeran kerajaan Lucis yang ditugaskan untuk merebut kembali tahtanya setelah kerajaannya diambil alih oleh Nifleheim. Noctis ditemani oelh tiga kawannya akan berpetualang di dunia fantasi yang khas untuk mencari dukungan sekaligus mengungkap misteri para raja terdahulu di kerajaan Lucis.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.