Pencipta Goat Simulator Ungkap Proyek Misterius

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 14 Mar 2018 11:17 WIB
games
Pencipta Goat Simulator Ungkap Proyek Misterius
Teaser game terbaru yang dikembangkan Coffe Stain Studios, kreator dibalik Goat Simulator.

Jakarta: Coffee Stain Studios, pengembang game konyol populer Goat Simulator kembali unjuk gigi. Tampaknya mereka tengah menyiapkan game yang tidak sekonyol Goat Simulator.

Developer game tersebut baru saja mengunggah sebuah video teaser yang diakui sebagai game terbaru mereka yang bernama Satisfactory. Video tersebut sebetulnya sama sekali tidak memberikan detil mengenai game terbaru ini, tapi ada beberapa petunjuk yang bisa dianalisis.

Dalam video tersebut diperlihatkan sebuah hutan dan sosok kadal yang sedang merumput lalu terdengar suara kendaraan dan kegiatan konstruksi serta bayangan sebuah kendaraan konstruksi lewat di depan kadal tersebut.

Pada akhir video teaser diperlihatkan logo dari game tersebut disertai namanya yakni Satisfactory. Logo tersebut memperlihat sebuah bentuk bangunan-bangunan. Nama Satisfactory juga sebetulnya bisa dianalisa sebagai satisfy dan factory.

Kuat dugaan kami bahwa game ini akan mengusung konsep simulation city-building seperti SIms City dan Cities: Skyline. Dalam situs resmi satisfactorygame.com disebutkan bahwa game ini akan rilis pada bulan Mei.

Tampaknya game terbaru mereka kali ini masih akan dibumbui dengan guyonan ala Goat Simulator. Bagi Anda yang belum mengetahui, Goat Simulator rilis tahun 2014 yang penuh dengan bug.

Game tersebut awalnya hanya menjadi game keisengan saja karena bug di dalamnya dianggap sangat menghibur.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.