Battlefield V Masih Pakai Konsep Antologi

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 18 Oct 2018 13:14 WIB
gameselectronic arts
Battlefield V Masih Pakai Konsep Antologi
Adegan dalam kisah pengantar Battlefield V.

Jakarta: Jelang rilis game Battlefield V oleh Electronic Arts tanggal 20 November, kini game tersebut telah merilis video trailer terbaru. Video trailer ini menyajikan pengantar menuju singleplayer Battlefield V.

Sama seperti Battlefield 1, game kali ini masih menyajikan mode singleplayer, selain tambahan baru yakni Firestorm yang mengusung battle royale. Mode singleplayer ini masih akan mengusung konsep antologi seperti seri sebelumnya.

Dalam konsep antologi yang diberi nama War Stories, latar cerita yakni Perang Dunia II digambarkan menjadi beberapa lokasi yang tersebar di dunia, dan menjadi lokasi penting dari medan pertempuran.

Setiap medan pertempuran akan disajikan beberapa karakter utama dan latar cerita yang berbeda. Hal ini juga terlihat dari adegan di dalam video trailer yang fokus kepada beberapa karakter, salah satunya adalah perempuan.

Dikutip dari Eurogamer, antologi mode single player Battlefield V akan menyajikan empat War Stories yang terdiri dari Nordlys, Under No Flag, Tirailleur, dan The Last Tiger.



Pada War Stories Nordlys, diceritakan kisah tim pemberontak Norwegia yang memerangi pasukan tentara Jerman dan harus terpisah dari keluarganya. Pada kisah ini pemain akan menjadi karakter protagonis perempuan.

Kemudian di War Stories Under No Flag, mengisahkan seorang penjahat Inggris yang ditugaskan melakukan sabotase dan menghancurkan basis pertahahan udara Jerman di Afrika Utara.

Beralih ke War Stories Tirailleur, diceritakan pasukan bersenjata dari Senegal yang merupakan negara jajahan Prancis saat itu yang bertugas membela negara yang sebelumnya tidak pernah dia lihat dan kunjungi.

Hal menariknya, di War Stories The Last Tiger pemain akan mendapatkan perspektif dari sisi pasukan Jerman. Pemain akan menjadi salah satu kru dari tank Tiger terkenal pasukan Jerman yang harus berjuang sekaligus mempertanyakan ideologi negaranya di penghujung Perang Dunia II.


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

4 days Ago

Advan adalah produsen smartphone¬†lokal yang bisa dibilang pejuang sejati.¬†

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.