Game Digital Bunuh Toko Fisik

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 27 Mar 2017 15:14 WIB
gamesindustri game
Game Digital Bunuh Toko Fisik
GameStop. (Alamy)

Metrotvnews.com: Setidaknya 150 toko retail GameStop tutup. GameStop mengumumkan bahwa mereka akan menutup sekitar 2-3 persen dari total 7.500 toko yang mereka punya di dunia setelah penjualan dan pendapatan mereka menurun tahun lalu.

Menurut The Wall Street Journal, menurunnya penjualan dan keuntungan GameStop adalah karena maraknya pengunduhan digital. Sekarang ini, semakin banyak orang yang lebih memilih untuk memasang game langsung ke konsol dari toko online daripada membeli game dalam bentuk fisik. Hal inilah yang menyebabkan turunnya penjualan GameStop hingga 14 persen pada 2016.

Keuntungan pada Q4 GameStop menurun 16 persen, membuat harga saham mereka turun 12 persen, menurut laporan Engadget. Penjual retail game ini tidak mengatakan toko mana saja yang akan mereka tutup. Namun, mengingat toko yang paling terpengaruh adalah toko yang ada di AS, kemungkinan, toko-toko itulah yang akan tutup.

Sebagai gantinya, GameStop akan fokus untuk mengembangkan bisnis non-gaming mereka. Mereka berencana untuk membuka 35 toko barang koleksi atau collectible tahun ini, membuat total toko collectible mereka mencapai 121 toko.

Berbeda dengan bisnis penjualan game, bisnis barang koleksi mereka justru peningkatan performa. Penjualan naik 59,5 persen pada 2016. Tahun ini, GameStop juga memperkirakan penjualan masih akan naik sekitar 30-40 persen.

Namun, itu bukan berarti mereka akan menyerah dalam bisnis penjualan game. Mereka berharap, konsol-konsol generasi baru, khususnya Nintendo Switch, akan dapat membantu mereka untuk memulihkan keuangan mereka. 

Kepada WSJ, CEO GameStop, J. Paul Raines berkata, "Switch meningkatkan trafik toko secara signifikan dan memiliki potensi untuk menjadi seperti Wii karena dapat memperluas jangkauannya dari audiens gaming ke audiens yang lebih luas."


(MMI)