PlayerUnknown's Battleground

PUBG Mobile Rilis War Mode 50 vs 50 Pemain

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 25 Jul 2018 20:14 WIB
gamespubg
PUBG Mobile Rilis War Mode 50 vs 50 Pemain
Game PUBG.

Jakarta: PUBG (PlayerUnknown's Battlegrounds) kerap dianggap tidak lebih seru dari Fortnite. Meskipun mengusung genre yang sama, Epic Games lebih rajin merilis banyak update untuk Fortnite.

PUBG Corp. tampaknya ingin menggenjot kesuksesan PUBG Mobile lewat update yang cukup banyak. Salah satu update yang menarik adalah War Mode.

Apabila mode Battle Royale dari PUBG Mobile menyediakan mode single dan tim, kini tersedia mode tim versus dengan ukuran yang lebih masif. War Mode menyajikan pertempuran dua tim yang masing-masing terdiri dari 50 pemain.

Dalam mode ini pemain akan memiliki nyawa tidak terbatas karena sistem permainan War Mode ditentukan oleh skor yang didapatkan. Tim yang lebih dulu mengumpulkan skor hingga 100 poin dianggap sebagai pemenang.

Jadi setiap pemain menewaskan satu orang lawan akan mendapatkan tiga poin, dan pemain yang menawaskan pemain yang sudah tumbang akan diganjar satu poin. Apabila pemain menolong rekan yang tumbang, juga diberikan satu poin.

Fitur ini diklaim akan memberikan angin segar bagi PUBG Mobile untuk bersaing dengan Fortnite yang juga memiliki game versi mobile di iOS.

Medcom.id pernah memaparkan hasil riset dari firma SensorTower terkait persaingan kepopuleran game Fortnite Mobile populer di Amerika Serikat, sementara PUBG Mobile yang hadir di iOS dan Android populer di Asia terutama Jepang.

Meskipun begitu Fortnite Mobile jauh lebih menguntungkan dibandingkan PUBG Mobile yang hadir di dua jenis sistem operasi.

Game Fortnite Mobile jauh lebih populer di Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa dengan Amerika Serikat sebagai penyumbang pendapatan kotor terbesar yakni mencapai USD75 juta atau Rp1 triliun.

PUBG Mobile lebih populer di Jepang dan kemudian Amerika Serikat serta beberapa negara di Asia. Di Jepang PUBG Mobile mendulang pendapatan kotor USD6,5 juta atau Rp93 miliar dan dari Amerika Serikat sebesar USD5,9 juta atau Rp 84 miliar.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.