E3 2018

FIFA 19 Diumumkan, Pegang UEFA Champions League

Mohammad Mamduh    •    Sabtu, 16 Jun 2018 11:31 WIB
gameselectronic artsE3 2018
FIFA 19 Diumumkan, Pegang UEFA Champions League
foto: Engadget

Jakarta: FIFA 19 akhirnya diumumkan EA Sports dalam ajang E3 2018.

Apa yang selalu menjadi kelebihan game sepak bola pesaing Pro Evolution Soccer ini adalah tampilan visual memukau dan gaya bermain yang memang lebih canggih.

FIFA 19 menjadi jawaban bahwa PES semakin teringgal jauh dari seri FIFA, karena satu alasan yang cukup mengejutkan. EA Sports telah memastikan bahwa FIFA 19 memboyong lisensi UEFA Champions League, kompetisi antar klub Eropa yang paling bergengsi.

Lisensi tersebut selama ini dipegang oleh Pro Evolution Soccer, sehingga kehadirannya di FIFA 19 membuatnya bisa semakin meninggalkan jauh produk saingan buatan Konami itu.

Dalam ajang E3 2018, belum banyak yang dipamerkan EA Sports terkait fitur baru FIFA 19. Sejauh ini, mereka memperlihatkan Christiano Ronaldo dan Neymar Jr sebagai model utama.

Selain tetap menggunakan Frostbite Engine, FIFA 19 tampaknya akan mendapatkan beberapa perubahan dari beberapa mode permainan.

Alex Hunter akan tetap muncul, sebagai kelanjutan kisahnya bertanding dalam UEFA Champions League. Anda yang sebelumnya bermain FIFA 18, Alex Hunter merupakan tokoh khusus yang hadir dalam mode The Journey, yang membawa dirinya memulai karir di dunia sepak bola sampai menjadi pemain bintang dunia.

FIFA 19 memang terlihat menjanjikan, tetapi jika melihat pemberitaan sebelumnya, EA Sports menjanjikan bahwa mereka akan lebih fokus dalam penambahan konten ketimbang seri terbaru untuk game FIFA.

Mereka memang telah meluncurkan konten tambahan Piala Dunia untuk FIFA 18, tetapi kehadiran seri terbaru ini terkesan bertolak belakang. Mungkin saja, rencana tersebut baru benar-benar terealisasi dalam FIFA 19.

FIFA 19 dijadwalkan meluncur untuk PC, Xbox One, dan PlayStation 4 per 28 September.


 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.