Actvision Senang, Crash Bandicoot Muncul Lagi Tahun Depan?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 07 Feb 2018 11:33 WIB
games
Actvision Senang, Crash Bandicoot Muncul Lagi Tahun Depan?
Crash Bandicoot dan Topeng Bertuah Aku-Aku dalam game Crash Bandicoot.

Jakarta: Crash Bandicoot beberapa waktu lalu kembali hadir untuk generasi konsol terkini lewat Crash Bandicoot N.Sane Trilogy. Ini merupakan versi remastered dari trilogi game terdahulu. Kini kabar terbaru menyebutkan bahwa publisher mereka, Activision, akan melanjutkannya di 2019.

Meskipun Activision belum menyatakan hal tersebut tapi anggota di Eurogamer menemukan sebuah bukti di majalah Licensing Source Book Europe yang salah satu narasumbernya mengindikasikan kehadiran game terbaru Crash Bandicoot di tahun depan.

Dikutip dari Eurogamer, dalam majalah yang diterbitkan pada bulan Januari kemarin persisnya pada halaman 96-97 dibahas mengenai kesuksesan penjualan merchandise yang berkaitan dengan game-game yang dirilis belakangan ini. Terdapat sebuah kutipan wawancara dengan Licensing Manager GB Eye bernama Max Arguile.

Sebagai perusahaan yangvbermitra dengan Activision, publisher game Crash Bandicoot N.Sane Trilogy yang dirilis tahun lalu, Max menuturkan bahwa penjualan merchandise game tersebut laku keras tanpa biaya pemasaran seidkitpun.

Lalu di bagian akhir dia menyebutkan bahwa produk baru dari game tersebut akan hadir kembali sepanjang 2018.

Informasi tersebut memang masih belum menguatkan dugaan kehadiran seri terbaru Crash Bandicoot di tahun 2019. ResetEra menemukan bagian majalah yang tampaknya belum final draft alias sebelum dicetak.

Bagian majalah yang dihapuskan tersebut dengan jelas menampilkan kalimat yang hilang dari wawancara dengan Max, dia menyebutkan game Crash Bandicoot akan memiliki seri terbaru di tahun 2019. Game tersebut akan dimasukkan dalam rencana bisnis Activision 5 tahun ke depan, hingga tahun 2020.

Activision sejauh ini belum menanggapi kabar ini, mengingat perusahaan tersebut sedang bekerja membawa game Crash Bandicoot N.Sane Trilogy ke PC dan Nintendo Switch tahun ini.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.