EA Rilis The Sims Mobile di Android dan iOS

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 14 Mar 2018 07:57 WIB
games
EA Rilis The Sims Mobile di Android dan iOS
Electronics Arts resmi merilis game The Sims Mobile versi Android dan iOS secara global.

Jakarta: Tahun lalu, Electronics Arts (EA) mengumumkan akan meluncurkan game mobile The Sims terbaru, namun tidak menyediakan perkiraakn waktu. Kini pengguna dapat mengunduh The Sims Mobile di perangkat Android dan iOS secara gratis.

Sayangnya, game ini dipenuhi dengan berbagai hal yang harus dibeli di dalam aplikasi, berkisar dari USD2,99 (Rp41 ribu) hingga USD99,99 (Rp1,3 juta) per item.

Menerima umpan balik positif saat diperkenalkan pada tahun 2017 lalu, pengguna disebut tetap harus waspada terkait dengan aspek pembelian dalam aplikasi.

Di sisi lain, EA menawarkan pemain baru tiga item dalam game secara gratis untuk merayakan peluncuran global game tersebut. Sementara itu, pemain game ini versi sebelumnya mungkin akan menemukan sejumlah kesamaan yang tidak asing.

The Sims Mobile memungkinkan pemain untuk menciptakan dan mengubah karakter Sims, serta membentuk gaya hidup mereka, termasuk karir dan hobi. Pemain juga akan dapat memainkannya bersamaan dengan pemain lain dengan menghelat dan menghadiri pesta.

EA juga menyelenggarakan event harian yang dapat dihadiri pemain seperti Speed Dating in the Park, atau Market Square Music Festival.

Sementara itu, serial fiksi ilmiah Westworld bakal punya game mobile, dan akan dikembangkan langsung oleh Warner Bros.

Sebelumnya, menanggapai maraknya kasus penembakan di sekolah yang dianggap berasal dari video game, beberapa waktu lalu Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan beberapa penerbit game terkemuka di AS, menimbulkan asumsi negatif terhadap video game.

Namun, menurut penelitian yang dirilis salah satu psikolog yang juga profesor asal Villanova University bernama Patrick Markey pada tahun 2014, tidak ada bukti kuat bahwa pelaku penambakan di sekolah merupakan gamer aktif. Hasil penelitiannya justru menunjukkan bahwa video game lebih banyak berkontribusi terhadap menurunnya tingkat kejahatan kekerasan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.