Megaxus Olimpiade 2016

Megaxus Olimpiade 2016 Resmi Digelar Hari Ini

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 11 Nov 2016 21:10 WIB
gamesesportmegaxus olimpiade 2016
Megaxus Olimpiade 2016 Resmi Digelar Hari Ini
Megaxus Olimpiade 2016 juga memamerkan beragam game yang dirilis oleh Megaxus, seperti AyoDance dan Princess Rush

Metrotvnews.com, Jakarta: Megaxus Olimpiade kembali digelar. Ajang game tahunan tersebut  menghadirkan berbagai turnamen game, mulai dari Counter-Strike Online, CLOSERS, hingga AyoDance.

Khusus untuk untuk Closers Online, ini merupakan pertama kalinya game tersebut dipertandingkan di ajang Megaxus Olimpiade. Total hadiah yang disediakan adalah sebesar Rp112 juta.

Salah satu acarayang paling menarik dari Megaxus Olimpiade 2016 kali ini adalah penyelenggaraan ajang kualifikasi tingkat nasional Counter-Strike Online World Championship 2016. Dalam ajang tersebut, akan dipilih satu tim yang menjadi perwakilan Indonesia untuk bertanding di Counter-Strike Online World Championship yang akan diselenggarakan di Taiwan.



Pihak Megaxus mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk tampil di panggung esport internasional.

"Kami yakin Indonesia memiliki potensi besar dalam esport. Buktinya, tahun lalu pada pertandingan  Counter-Strike Online World Championship 2015 yang diadakan di Indonesia, Tim dari Indonesia bisa mendapatkan peringkat ke tiga," ujar CEO Megaxus Infotech, Eva Muliawati.

"Dengan adanya Megaxus Olimpiade dan Counter-Strike Online World Championship kami yakin bisa terus mengembangkan potensi esport di Indonesia dan mengasah kemampuan para peserta yang nantinya bisa dipersiapkan untuk pertandingan tingkat dunia."



Megaxus juga mengklaim acara Megaxus Olimpiade 2016 kali ini diikuti oleh lebih banyak peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Dikatakan total jumlah peserta pada tahap eliminasi mencapai 6861 peserta dan yang lolos ke babak final terbagi menjadi 8 tim untuk Counter Strike Online dan AyoDance, serta 8 peserta untuk game CLOSERS.

Megaxus Olimpiade 2016 akan diselenggarakan mulai tanggal 11 hingga 13 November 2016, bertempat di Mangga Dua Square, Jakarta.




(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.