PlayerUnknown's Battleground

Giliran Tiongkok Tiru Konsep Game PUBG

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 19 Oct 2017 15:12 WIB
gamepubg
Giliran Tiongkok Tiru Konsep Game PUBG
Game yang singkat dengan nama PUBG menawarkan konsep ala battle royale yang terbukti populer dengan jumlah total pemainnya sebanyak 2 juta.

Metrotvnews.com: Konsep multiplayer online batte royale yang dipopulerkan oleh PUBG (PlayerUnknown's Battlegrounds) yang populer kembali dijiplak oleh game lain. Sebuah game asal Tiongkok meniru terang-terangan game tersebut.

Dikabarkan oleh PC GAMER, mereka mendapatkan bukti kuat bahwa developer game Tiongkok bernama NetEase menjiplak game PUBG dari forum internet Reddit. Berdasarkan video gameplay yang diterima terlihat jelas bahwa game tiruan PUBG tersebut sama sekali tidak memiliki perbedaan. 

Baik konsep maupun antarmuka gampelay tidak jauh berbeda dengan PUBG. Hal yang membedakannya adalah tema Termintaor 2 yang dipasang, mungkin mereka hanya meminjam lisensinya untuk membuat game tersebut lebih dikenal seperti film Terminator.



Tidak hanya tindakan plagiat yang merugikan game PUBG, tetapi juga mode game tiruan yang dihadirkan oleh perusahaan game raksasa Tiongkok tersebut. Game tersebut hadir dalam mode mobile game, yang artinya bisa dimainkan lewat smartphone yang jumlah penggunanya lebih besar dari PC. Alhasil, game tiruan asal Tiongkok tersebut bisa jauh lebih populer dari PUBG.

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak developer PUBG terkait game mereka yang dijiplak menjadi mobile game, padahal belakangan ini pihak PUBG cukup aktif memberikan protes.

Misalnya, ketika GTA V Online menghadrikan konsep game seperti PUBG di mode permainan mereka, meskipun konsep battle royale sebetulnya sudah lama dipopulerkan oleh sebuah film. Belakangan yang paling ramai adalah game Fortnite yang memang menghadirkan gameplay seperti PUBG.

Tentu saja, hal ini cukup mengancam kepopuleran PUBG melihat mobile game menjadi salah satu game dengan pangsa pasar yang sedang sangat bergairah. Fenomena ini bisa terlihat jelas dari populernya mobile game berbasis MOBA yang lebih dari dua dengan gameplay yang tidak jauh berbeda


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.