Bos Square Enix: Game Singleplayer Tetap Populer

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 05 Feb 2018 15:37 WIB
games
Bos Square Enix: Game Singleplayer Tetap Populer
CEO Square Enix Yosuke Matsuda.

Jakarta: Di saat hampir semua game mulai mengadopsi mode online multiplayer agar lebih populer, justru Square Enix menyatakan akan tetap fokus mengembangkan game dengan mode singleplayer.

Dalam sebuah wawancara dengan Metro UK, CEO Square Enix Yosuke Matsuda menegaskan bahwa singleplayer adalah cara yang sepatutnya dilakukan publisher dalam memperoleh keuntungan dan menciptakan loyalitas para pemainnya.

Matsuda menanggapi penggunaan istilah di dunia game yang merujuk pada game as a service sebagai model bisnis, terutama kasus loot box yang membuat gempar industri game di dunia.

"Saya rasa orang-orang salah dalam memahami dan menggunakan fitur loot box. Hal ini membuat persepsi buruk terhadap istilah game as as service.  Padahal ide dari game-as-a-service adalah tentang cara kita membuat gamer terus menikmati game yang kita buat," tutur Matsuda.

Matsuda memandang mode singleplayer di dalam game sebagai sebuah komitmen untuk terus menyajikan konten baru di dalam game tersebut setelah dirilis. 

Jadi akan semakin banyak orang yang memainkan game tersebut dan terus memainkannya hingga jangka waktu yang lama.

"Itulah yang saya maksud dengan game-as-a-service," imbuh Matsuda. Matsuda sendiri menganggap loot boxes sebagai bagian untuk menyajikan konten atau pengalaman bermain di dalam konsep game as a sevice tapi praktiknya belakangan ini justru menjadi salah.

Matsuda menegaskan bahwa memahami game-as-a-service adalah dengan cara terus menyediakan konten baru, entah dengan model skin atau item game yang bisa diperoleh dengan update game yang bisa diunduh.

"Kami janjikan akan semakin banyak game singleplayer yang kami rilis ke depannya, termasuk dalam bentuk mobile game," ungkap Matsuda. Menurutnya, game singleplayer tidak akan pernah kehilangan penggemar meskipun kini trennya adalah game online multiplayer.

Hal ini tidak terbantahkan mengingat Square Enix telah menghasilkan banyak sekali game mode single player yang sukses memiliki banyak penggemar. Salah satu game yang menampung banyak pandangan Matsuda tersebut adalah Final Fantasy XV.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.