EA Ketahuan Garap Game Star Wars Open-World

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 27 Mar 2018 09:06 WIB
gameselectronic arts
EA Ketahuan Garap Game Star Wars Open-World
Potongan gambar dari video yang diduga diambil dari video trailer game Star Wars terbaru berkonsep open-world.

Jakarta: Muncul dugaan kuat bahwa EA sedang mengerjakan game terbaru Star Wars. Hal ini diketahui dari daftar lowongan kerja yang dirilis oleh EA pada situs resminya.

EA merilis lowongan kerja untuk posisi lead online engineer di kantor EA Vancouver, Kanada, dan dilengkapi deskripsi tugas dari jabatan tersebut. 

Dituliskan bahwa jabatan tersebut akan memimpin tim yang akan mengerjakan fitur online pada proyek Star Wars open-world. Selebihnya tidak ada lagi informasi yang memberikan gambaran tentang game terbaru tersebut.

Kejadian semacam ini sebetulnya bukan pertama kalinya bagi EA. Pada tahun 2013 lalu EA juga melakukan hal yang sama untuk sebuah proyek. Saat itu hanya disebutkan pelamar kerja akan memimimpin sebuah game bergenre action dengan konsep open-world.

Gamespot melaporkan bahwa hingga saat ini belum ada tanggapan dari EA atas hal tersebut. Seperti yang diketahui game Star Wars berkonsep open-world sempat dikabarkan terhenti setelah studio Visceral yang menggarapnya ditutup EA.

Visceral merupakan studio yang menggarap game Dead Space dan Battlefield Hardline, serta sempat dipercayakan EA untuk mengerjakan proyek game Star Wars berkonsep open-world.

Vice President EA Patrick Soderlund menyatakan bahwa perubahan tersebut juga akan berdampak signifikan terhadap game open-world Star Wars yang dijanjikan akan menggambarkan cerita seutuhnya.

Soderlund sempat menyebutkan bahwa game yang sednag digarap tersebut akan menggunakan game engine Frostbite. Game engine ini juga digunakan dalam Anthem.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 day Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.