Epic Games Siapkan Pesaing Steam, Janjikan Keuntungan 88%

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 05 Dec 2018 10:40 WIB
games
Epic Games Siapkan Pesaing Steam, Janjikan Keuntungan 88%
Epic Games Store.

Jakarta: Setelah enggan merilis game Fortnite Mobile di Play Store, Epic Games kini bersiap bersaing dengan Steam.

Steam sebelumnya menyebutkan akan memberikan pembagian keuntungan penjualan game lebih besar kepada developer game, dari 70 persen menjadi 75 persen untuk developer. Kini Epic Games mau memberikan lebih.

Dikutip WCCF Tech dari situs resmi Unreal Engine, mereka akan segera merilis Epic Games Store, layanan distribusi game digital seperti Steam di 2019.

Menariknya, Epic Games menjanjikan 88 persen keuntungan penjualan game untuk developer games.

Hal ini menarik karena kita akan melihat bagaimana game maupun pengembangnya merespon penawaran ini di tengah tren publisher game yang banyak mencoba mendirikan sendiri layanan distribusi digital game buatannya.

Persaingan platform layanan distibusi game jelas akan sangat menguntungkan developer game baik developer besar dan terutama developer atau studio indie.

Pihak Epic Games menyatakan bahwa Epic Games Store juga tidak terbatas pada game PC Windows dan Mac tapi juga untuk game mobile berbasis Android.

Dari sini bisa diambil kesimpulan bahwa Epic Games Store juga bakal menjadi pesaing keras Google Play Store. Disebutkan juga bahwa game yang menggunakan Unreal Engine, Epic Games akan menalangi royalti lima persen dari penggunaan tersebut.

Epic Games menjanjikan bahwa mereka sepenuhnya akan menyediakan fitur yang mendukung para developer game, misalnya dukungan hubungan langsung antara developer dan gamer dengan bantuan konten kreator seperti Twitch streamer maupun YouTuber.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 week Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.