AS Mulai Siapkan Langkah Atur Loot Box

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 06 Dec 2017 17:00 WIB
industri game
AS Mulai Siapkan Langkah Atur Loot Box
Loot box bakal segera diregulasi di AS

Jakarta: Beberapa waktu yang lalu perwakilan senat dari Hawaii, Chris Lee merupakan orang pertama di dalam pemerintahan Amerika Serikat yang menganggap loot box masuk ke dalam kategori judi dan seharusnya tidak ada di dalam game.

Dalam sebuah video yang diunggah ke YouTube, Lee mengatakan akan segera membawa isu ini ke ranah pemerintahan dan kali ini ia benar-benar melakukannya.

Menurut PC GAMER, Lee baru saja dilaporkan sedang berusaha membuat peraturan yang bakal membatasi penggunaan sistem loot box di dalam game.

Meski bentuknya masih belum diketahui, beberapa pengamat mengatakan pemerintah AS minmal bakal menggunakan sistem restriksi yang sama seperti di Tiongkok, yaitu menampilkan tingkat peluang mendapatkan sebuah item langsung di dalam sistem.

Lee juga menulis sebuah surat yang kemudian dirilisnya melalui sebuah video di YouTube. Dalam surat tersebut Lee mengatakan loot box sebagai salah satu penyebab perilaku negatif yang timbul ketika seseorang bermain game.

"Loot box sama seperti mesin slot (yang biasanya terdapat di kasino dan pusat perjudian), dan sistem ini tersedia di berbagai platform mulai dari perangkat mobile, konsol, hingga PC," ujarnya.

"Ini adalah alasan mengapa American Psychological Association menetapkan kegiatan bermain game di internet sebagai salah satu permasalahan yang perlu ditindaklanjuti karena berpengaruh pada kesehatan mental."

Saat ini suara Lee mungkin masih belum terlalu besar, namun ini bisa menjadi hal serius bagi para publisher game. Loot box merupakan cara yang paling ampuh untuk mendapatkan dana melalui game karena pemain bakal didorong rasa penasaran untuk membuka item yang berisikan berbagai item yang dihadirkan secara acak.

Meski demikian, aksi Lee kali ini memiliki nilai positif dan kedepannya publisher tidak terlalu bergantung pada loot box untuk mendapatkan dana dari para pemainnya.

Ke depannya publisher game juga diharapkan bisa menghadirkan loot box yang tidak mengganggu keseimbangan mekanisme di dalam game, sehingga pemain yang membeli loot box tidak diuntungkan secara signifikan.


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

1 week Ago

Advan adalah produsen smartphone¬†lokal yang bisa dibilang pejuang sejati.¬†

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.