Yamisok Punya Media Sosial Khusus Gamer

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 01 Feb 2018 18:40 WIB
games
Yamisok Punya Media Sosial Khusus Gamer
Ilustrasi.

Jakarta: Yamisok meluncurkan platform untuk pelaku industri gaming, mulai dari gamer sampai penyelenggara acara. Salah satu fitur utama dalam platform tersebut adalah media sosial.

Media sosial ini dibuat dengan tujuan memudahkan orang-orang yang tertarik dengan dunia gaming untuk saling bertemu. CEO Yamisok, Ng Donny menyebutkan, media sosial buatan Yamisok ini memang tidak jauh berbeda dari media sosial yang ada saat ini, seperti Facebook,

Hanya saja, Yamisok juga memberikan fitur lain khusus gaming. Misalnya fitur untuk membuat turnamen. Fitur yang dikhususkan pada penyelenggara acara ini dibuat dengan harapan memudahkan penyeleggara acara menyebarluaskan informasi tentang acaranya dan memudahkan gamer untuk ikut serta. 

"Biasanya, kalau mau buat event, kita harus menggunakan aplikasi pihak ketiga," katanya. "Ketika chatting menggunakan aplikasi yang lain." Diharapkan, semua itu nantinya akan bisa dilakukan melalui platform Yamisok.

Saat ini, media sosial Yamisok masih dapat digunakan secara gratis. Pria yang akrab dengan sapaan Donny ini mengaku bahwa mereka tengah memikirkan cara untuk memonetisasi media sosial tersebut. Salah satu model yang mungkin mereka gunakan adalah iklan.



Salah satu tujuan Yamisok adalah untuk menarik komunitas gamer. Beberapa game yang komunitasnya hendak dibangun oleh Yamisok adalah CS: GO, Dota 2, League of Legends, Overwatch, Mobile Legends dan Arena of Valor. 

"Kami menargetkan game yang bisa dijadikan esport," kata Donny ketika ditanya mengapa game yang komunitasnya hendak dibangun memiliki genre dan platform yang beragam. "Kami tidak membatasi berdasarkan genre. Selama game itu bisa dikompetisikan, kami akan sertakan."

Ke depan, tidak tertutup kemungkinan Yamisok akan menambah jumlah komunitas game yang ada di platform miliknya. Saat ditanya apakah dia tidak khawatir para penggemar dari game-game yang berbeda akan saling bertengkar, Donny mengaku bahwa dia tidak takut.

"Sejak awal, kita sudah membedakan game channel," katanya. "Jika kita mau tahu tentang Dota, kita ke bagian Dota. Jika tertarik dengan League of Legends, ya kita ikuti ketertarikannya apa."


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.