Ramaikan Surabaya, AOV National Championship 2018 Lahirkan Juara

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 16 Apr 2018 12:52 WIB
gamesesportgarena
Ramaikan Surabaya, AOV National Championship 2018 Lahirkan Juara
ANC 2018 di Atrium Tunjungan PLaza, Surabaya, pada Sabtu 14 April 2018.

Jakarta: Akhir pekan kemarin persisnya 14 April 2018 Tunjungan Plaza, Surabaya menjadi saksi kejuaran salah satu game mobile yang tengah digandrungi belakangan ini, yaitu AOV (Arena of Valor) National Championship 2018 yang digelar oleh Garena Indonesia.

Kompetisi yang disingkat sebagai ANC 2018 yang digelar kemarin menjadi acara puncak dari rangkaian turnamen yang sudah digelar sejak bulan Januari 2018 yang diikuti oleh 2.000 tim yang telah melalui proses kualifikasi offline di 23 kota dan satu kualifikasi online yang dilanjutkan ke kualifikasi regional.

Berdasarkan pantauan Medcom.id puncak kompetisi yang digelar pada Atrium Tunjungan Plaza, Surabaya, mulai pukul 11.00 WIB disaksikan oleh banyak sekali pengunjung sekaligus gamer Arena of Valor. Project Officer ANC 2018 Edwin mengklaim animo penontonnya di luar ekspektasi.

"Hari ini adalah hari yang bersejarah untuk Garena AOV. Sesuai komitmen, kami ingin memberikan pengalaman esports internasional kepada Challengers. Pada hari ini kami menyelenggarakan Turnamen Final ANC 2018, Turnamen Princess Cup yang adalah turnamen pertama mobile MOBA khusus ladies," tutur Edwin.



Pada laga Final ANC 2018 peserta dari tim SES yang terdiri dari Darvianto, Andrian Saputra, Regi Kurniawan, Deni Pratama, Caisar Alfredo, dan Calvin Winata berhasil keluar sebagai pemenang utama dan membawa pulang hadiah senilai Rp25 juta.

Turnamen Princess Cup di ANC 2018 juga menjadi kesempatan bagi kalangan game perempuan bahwa mereka juga bisa memainkan game populer dengan penuh strategi layaknya gamer pria.



Pada akhir laga ini disuguhkan pertarungan antara tim yang cukup kondang Bigetron Universe dan NXA Ladies yang namanya cukup kondang di jagat eSport yang kondang di jagat esport Indonesia. Pertarungan ini berakhir dengan kemenangan di tangan tim Bigetron Universe.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.