Ada Emulator Khusus untuk Mainkan Zelda: Breath of the Wild di PC

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 08 Mar 2017 08:30 WIB
gamesnintendo switch
Ada Emulator Khusus untuk Mainkan Zelda: Breath of the Wild di PC
The Legend of Zelda: Breath of the Wild sudah bisa dijalankan di PC

Metrotvnews.com: Game The Legend of Zelda: Breath of the Wild yang rilis bersama dengan konsol Nintendo Switch ternyata bisa dijalankan di PC menggunakan emulator bernama Cemu.

Developer Cemu, yaitu Exzap baru-baru ini memamerkan bagaimana emulator buatannya bisa memainkan game Zelda terbaru tersebut. Namun, yang paling menarik adalah Exzap bisa merancang sistem emulasi untuk game Switch hanya dalam beberapa jam saja.

Menurut PC GAMER, Exzap menggunakan komputer dengan spesifikasi prosesor Intel Core i7-4790K dan kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 780. Kedua komponen tersebut memang bukan merupakan yang terbaru. Meski demikian, game ini masih belum layak untuk dimainkan.

Exzap mengatakan masih ada banyak sekali bug yang harus ia perbaiki agar emulator Cemu bisa sepenuhnya memainkan game Nintendo Switch. Pasalnya, Zelda: Breath of the Wild yang dijajal kali ini hanya mampu berjalan dengan framerate 10 hingga 15 fps.

Selain itu, berbagai bug juga masih ditemukan dalam game, termasuk masalah pada suara hingga antarmuka yang tidak bisa digunakan.



Pencapaian Exzap kali ini sudah cukup hebat. Selain dapat membuat sistem emulasi dengan sangat cepat, pencapaian ini membuktikan berbagai game Switch akan bisa dimainkan di PC meski penyempurnaan sistem emulasinya masih harus memakan waktu yang tidak sedikit. Exzap sendiri menargetkan Zelda: Breath of the Wild bisa berjalan di resolusi 4K dengan framerate 60fps.

Wajar bila Exzap membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyempurnakan emulatornya karena membuat sistem emulasi konsol di PC sangatlah rumit. Hingga saat ini pun hanya beberapa emulator saja yang bisa tampil dengan sangat baik di PC. Sementara sisanya tidak bisa menampilkan performa yang baik.

Atas pencapaiannya kali ini, Exzap mendapatkan bantuan dari 400 gamer dengan total nilai menapai USD7400 (sekitar Rp988 juta) per bulannya untuk mengembangkan emulator Cemu.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.