Game Lokal

Bersihkan Kota dalam Game Pasukan Oren

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 10 Feb 2017 16:08 WIB
gamesgame lokal
Bersihkan Kota dalam Game Pasukan Oren
Tampilan game Pasukan Oren.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pekerja harian lepas (PHL) Dinas Kebersihan DKI Jakarta yang lebih dikenal sebagai pasukan oranye bertanggung jawab untuk menangani seluruh di Ibu Kota. Pasukan oranye ini bahkan dianggap berjasa untuk membersihkan Sungai Ciliwung

Jasa pasukan oranye tampaknya menginspirasi Nusbet Play untuk membuat game berjudul Pasukan Oren. Anda pasti sudah bisa menduga seperti apa permainan game kasual ini.

Sama seperti pasukan oranye Jakarta, tugas Anda dalam Pasukan Oren adalah untuk memungut sampah yang ada dan memisahkannya berdasarkan tipe sampah itu, yang terbagi menjadi 2 yaitu organik dan anorganik.

Mekanisme game kasual ini sederhana. Di bagian tengah layar, terdapat sebuah truk berwarna oranye yang berjalan di sebuah lingkaran. Di sana, akan muncul berbagai sampah, seperti botol minuman, kaleng, sepatu, kulit pisang, sisa apel dan tulang ikan.

Ketika truk berada di sampah tersebut, Anda harus tap tempat sampah organik di sebelah kiri untuk sampah organik dan tap tempat sampah berwarna merah untuk sampah anorganik.

Semakin lama, truk akan berjalan dengan semakin cepat. Jika Anda mulai bingung untuk membedakan apakah sebuah sampah merupakan sampah organik atau anorganik, Anda cukup memerhatikan label yang ada di bagian atas sampah.

Warna biru-hijau untuk sampah organik dan warna merah untuk sampah anorganik. Game akan selesai ketika Anda salah memasukkan sampah atau gagal memasukkan sampah.

Meskipun pasukan oranye identik dengan Jakarta, game Pasukan Oren menawarkan 5 kota Indonesia yang berbeda. Selain Jakarta, Anda juga akan menemukan 4 kota lain yaitu Bandung, Surabaya, Makassar dan Bali.

Selain pasukan oranye, Anda juga akan menemukan pasukan pembersih kota khusus, yaitu kuning (yellow) dan hijau (green).

Saat pertama kali memainkan game ini, Anda hanya bisa bermain di Jakarta. Untuk membuka kota-kota lainnya, Anda harus terus memainkan game ini dan mencapai target-target tertentu.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.