Super Mario Run

Nintendo Kurang Puas dengan Penjualan Super Mario Run

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 25 Mar 2017 09:49 WIB
nintendosuper mario run
Nintendo Kurang Puas dengan Penjualan Super Mario Run
Penjualan Super Mario Run dianggap masih kurang memuaskan.

Metrotvnews.com: Penjualan Super Mario Run gagal memenuhi harapan Nintendo, kata President Tatsumi Kimishima dalam sebuah wawancara dengan Nikkei.

Berbicara kepada media bisnis Asia tersebut, Kimishima dan perwakilan Nintendo lainnya menyebutkan bahwa meski game mobile Mario mendapatkan untung, penjualannya tidak mencapai target.

Seperti yang disebutkan oleh Polygon, Super Mario Run menuai kesuksesan ketika ia pertama kali diluncurkan secara eksklusif untuk iOS pada bulan Desember lalu. Walau bisa diunduh secara gratis, jika pemain ingin bisa memainkan semua level yang ada, maka mereka harus membayar. 

Model seperti inilah yang mungkin membuat sebagian orang enggan untuk membelinya. Penerimaan masyarakat sendiri akan game ini beragam. Sebagian memuji, sebagian yang lain menjelaskan kelemahannya. 

Super Mario Run memang diunduh oleh banyak orang. Namun, pada bulan Januari lalu, Nintendo mengaku bahwa hanya 5 persen dari total pemain yang bersedia membeli game ini.

Meskipun begitu, Nintendo tampaknya berkomitmen untuk menjual game mobile dengan harga yang untuk sebagian orang terlalu mahal. Pada bulan Februari, Nintendo meluncurkan game mobile baru, yaitu Fire Emblem Heroes. Game yang bisa diunduh gratis itu cukup sukses saat peluncurannya.

Berbeda dengan Super Mario Run, Heroes menggunakan mode gacha, yang mendorong pemain untuk menghabiskan uang asli untuk mendapatkan konten yang muncul secara acak. Namun, Nintendo mengaku kurang menyukai model ini.

"Heroes adalah percobaan," ujar pegawai Nintendo. "Kami sebenarnya lebih suka model bisnis Super Mario Run."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.