CS:GO Sekarang Gratis, Pemain Malah Kesal

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 11 Dec 2018 08:35 WIB
games
CS:GO Sekarang Gratis, Pemain Malah Kesal
Game CS:GO.

Jakarta: Game CS:GO atau Counter Strike: Global Offensive yang biasa menjadi game kompetisi esport akhirnya digratiskan oleh Valve, serta ditambahkan mode battle royale.

Anehnya, justru dua update tersebut ternyata disambut rasa kesal dan kecewa oleh para penggemarnya. Dikutip dari FOX Sportl, game ini mendapatkan nilai ulasan negatif sebanyak 14.327 ulasan di Steam, tidak lama setelah pengumuman update tersebut.

Alasan bahwa dahulu game tersebut harus dimiliki dengan membeli seharga USD15 atau senilai Rp218 ribu dan kini digratiskan menjadi alasan pertama para pemainnya kecewa.

Valve sendiri sudah mengantisipasinya dengan memberikan status Prime kepada pemain yang sudah lebih dulu membeli game ini. Status ini membrikan benefit salah satunya adalah pemain berhak mendapatkan item in-game gratis secara berkala dalam event khusus.

Sebelumnya, status Prime hanya bisa didapatkan dengan mencapai level karakter di level 21 dan kini kebijakan tersebut ditujukan untuk pemain gratis dan apabila pemain bersedia membayar juga bisa mendapatkan langsung status tersebut.

Ada alasan lain yang lebih dicemaskan penggemar game CS:GO. Game gratis identik dengan peretas. Saat peretas tertangkap sistem dan diblokir, mereka bisa dengan mudah membuat akun baru. Kondisi ini yang dicemaskan bakal terjadi juga pada game CS:GO semenjak digratiskan.

Jadi di satu sisi game berbayar ikut mencegah agar ekosistem di dalam game tercipta dengan baik dan menghindari masuknya peretas yang berusaha mengeksploitasi dan mengganggung keseruan komunitas di dalam game.

Di sisi lain, langkah Valve ini dinilai sebagai cara untuk menarik kembali minat gamer memainkan game first person shooter yang usianya sudah cukup panjang ini. Saat ini semakin banyak gamer yang beralih ke game seperti PUBG dan Fortnite.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.