Vainglory Bakal Dukung Cross-Platform

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 04 Dec 2018 19:47 WIB
games
Vainglory Bakal Dukung Cross-Platform
Game Vainglory.

Jakarta: Game Vainglory sebelumnya lebih dikenal di mobile. Tidak lama lagi game ini bisa dimainkan di semua platform. Kabar ini dipastikan langsung oleh sang pembuatnya, Super Evil Megacorp dan NetEase.

Mengutip pernyataan dari Netease, Vainglory versi 4.0 akan dihadirkan di Windows dan MacOS di awal tahun depan, dengan lebih dulu untuk kawasan Tiongkok lewat perantara NetEase.

"Kami percaya bahwa gamer dapat bermain dalam perangkat manapun, dan menantikan untuk bermain bersama-sama tanpa dibatasi oleh tipe platform maupun mekanisme kontrol yang biasa dimainkan," ungkap CEO Super Evil Megacorp Kristian Segerstrale.

"Dengan menghadirkan keseimbangan gameplay yang dapat dimainkan oleh jutaan mobile phone, PC, konsol, dan device hybrid next-gen terbaru nantinya, kami membangun visi cross-platorm. Para gamer dapat bermain dan berkompetisi bersama siapapun," imbuhnya.

Dijelaskan bahwa Vainglory akan didesain mampu menyajikan grafis dengan kualitas setara versi konsol, kontrol gameplay yang presisi, dan variasi strategi gameplay yang kini akan dihadirkan dalam platform PC.

Targetnya adalah mampu menggelar kompetisi esport Vainglory yang mendukung cross-platform mulai di tahun 2019 termasuk kompetisi terpisah untuk PC dan konsol.

Disebutkan kedua pihak akan menggelar Vainglory World Invitational 2018 di Los Angeles tanggal 16 Desember dan pertama kalinya akan menampilkan kompetisi versi PC versus Mobile sebelum kompetisi cross-platform.

"Vainglory akan menjadi tolok ukur game kompetitif dengan layanan cross-platform, dan kami berkomitmen bekerja sama dengan Super Evil Megacorp untuk meluncurkan Vainglory 4.0 di Tiongkok," ucap CEO dan Founder NetEase, William Ding.

Dijelaskan bahwa Vainglory 4.0 akan hadir secara gratis untuk versi Windows, macOS, iOS, dan Android pada awal tahun 2019. Vainglory 4.0 akan menghadirkan UI yang diperbarui, peningkatan fitur komunikasi, dengan berbagai event baru, dan game mode.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.