Mobile Legends Lebih Populer dari Arena of Valor

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 29 Apr 2018 18:33 WIB
gamesesport
Mobile Legends Lebih Populer dari Arena of Valor
Mobile Legends.

Jakarta: Persaingan game mobile di genre MOBA bukan hal baru. Ada dua nama yang bersaing keras termasuk di kalangan penggemarnya, Mobile Legends terbitan Moonton dan Arena of Valor oleh Garena.

Menariknya, Matt Suckley dari situs PocketGamer menuturkan bahwa Mobile Legends diam-diam jauh lebih populer dibandingkan Arena of Valor di beberapa negara. Indonesia menjadi salah satu negara yang disebut berkontribusi terhadap kepopuler Mobile Legends.

Mobile Legends menduduki pposisi tertinggi di iOS App Store dan Google Play Store sebagai game yang paling bayak diunduh dan menghasilkan pendapat top grossing. PocketGamer lalu membandingan kedua game tersebut di negara lain.

Misalnya Amerika Serikat dimana negara tersebut lebih populer dengan game bergenre MOBA di platform PC. Seperti diketahui bahwa smartphone iOS lebih populer di sana. data dari App App Annie memperlihatkan Mobile Legends berhasil bertengger di daftar aplikasi top 200 di urutan 124 pada tanggal 6 Maret 2018, sedangkan Arena of Valor ada di posisi 502.



Hal ini dengan catatan Arena of Valor dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 19 Desember lalu, sedangkan Mobile Legends hadir sejak tahun 2016 jadi hasil tersebut tidak mengherankan.



Suckley juga menyebutkan bahwa persaingan di kawasan Eropa juga sama sengitnya bagi kedua game tersebut. Mengambil contoh dua negara, yakni Spanyol dan Inggris disebutkan bahwa Arena of Valor sangat populer di Spanyol dengan masuk dalam daftar apalikasi top 200 pada tanggal 6 Maret 2018 di posisi 160.



Di Inggris, Arena of Valor berada di daftar antara urutan ke-300 hingga 400. Suckley menyebutkan bahwa Mobile Legends juga bertengger di posisi yang sama baiknya dengan Arena of Valor di Spanyol dan Inggris. Mobile Legends berada di daftar aplikasi top 100 untuk Spanyol dan daftar aplikasi top 200 di Inggris terpantau pada tannggal 6 Maret 2018.



Meskipun begitu Suckley menilai bahwa Asia Tenggara tetap menjadi tempat kompetisi dua game tersebut yang sangat seksi dan menghasilkan keuntungan yang besar karena hanya di kawasan ini kedua game tersebut bisa bertahan dalam waktu yang lama di daftar 10 terbaik.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

4 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.