Main Game 20 Jam Nonstop, Gamer di Tiongkok Lumpuh

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 08 Feb 2018 16:25 WIB
games
Main Game 20 Jam Nonstop, Gamer di Tiongkok Lumpuh
Potongan video yang menapilkan pemuda mengalami lumpuh setelah bermain game selama 20 jam nonstop di warnet beredar di media sosial Pear.

Jakarta: Tingkat adiksi terhadap game di Tiongkok kembali memakan korban.

Dikutip dari Newsweek dilaporkan seorang pemuda lumpuh setelah  bermain game 20 jam nonstop. Hal ini terjadi di sebuah kafe internet atau warnet Provinsi Zhejiang, Tiongkok dan beredar di media sosial Pear asal Tiongkok. Korban berusia 27 tahun tersebut pertama kali mengetahuinya saat ia ingin beranjak ke toilet.

Dia merasakan bahwa dirinya tidak bisa menggerakan kakinya, setelah mencobanya berkali-kali dia menyadari bahwa tubuh bagian bawahnya kebas alias tidak bisa merasakan apa-apa. Akhirnya tenaga medis yang menolongnya harus menggunakan stretcher untuk membawanya ke rumah sakit.

Belum diketahui penyakit yang dialami oleh pemuda tersebut, namun beberapa saksi mata di lokasi bependapat bahwa hal tersebut disebabkan oleh edema, yakni penumpukan cairan pada jaringan lunak dalam tubuh atau penggumpulan di tubuh bagian bawah pemuda itu.

Bahkan lebih parahnya lagi bisa terjadi thrombosis, yaitu penggumpalan atau pembekuan darah yang berakibat pecahnya pembuluh darah.

Opini saksi mata tersebut didasarkan pada kolong meja warnet yang cukup sempit sehingga korban mengalami gejala yang serupa seperti penumpan kabin pesawat kelas ekonomi yang jarak antar bangku sangat sempit sehingga posisi kaki terus tertekuk.

Anehnya, dalam video terlihat korban yang sudah ditandu disebut masih sempat berpesan kepada temannya untuk melanjutkan game yang tadi dimainkan. Tentu saja, kasus ini menambah panjang daftar permasalahan medis yang diakibatkan oleh adiksi game pada kalangan muda di Tiongkok.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.