Call of Duty: Infinite Warfare Jadi Pelajaran Berharga untuk Activision

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 10 Feb 2017 11:35 WIB
games
Call of Duty: Infinite Warfare Jadi Pelajaran Berharga untuk Activision
Call of Duty akan kembali ke tema perang tradisional

Metrotvnews.com: Activision baru saja mengkonformasi sekuel terbaru Call of Duty yang akan dirilis tahun ini akan kembali menggunakan tema orisinil Call of Duty.

Menurut Polygon, pihak Activision memang tidak menyebutkan secara spesifik latar belakang tema yang akan digunakan, namun jelas mereka tidak akan menghadirkan peperangan futuristik lagi di sekuel Call of Duty tahun ini.

Menurut COO Activision, Thomas Tippl, seri Call of Duty sebelumnya yaitu Infinite Warfare tidak terlalu memuaskan dan hal tersebut jelas menggambarkan para gamer kini sudah tidak suka lagi dengan peperangan futuristik.

Peperangan yang lebih "tradisional" dikatakan Tippl akan kembali di seri Call of Duty tahun ini. Activision juga menunjuk Sledgehammer Games untuk mengerjakan seri Call of Duty baru tersebut.

Sementara itu, CEO Activision Eric Hirshberg mengatakan performa Infinite Warfare tidak terlalu buruk, namun memang tidak digemari oleh sebagian besar fans.

Tahun ini Hirshberg ingin "menyeimbangkan" tema Call of Duty yang sejak tahun 2007 sudah mulai bergerak ke arah peperangan modern hingga futuristik. Game Call of Duty terbaru akan diumumkan pada bulan Mei atau April mendatang.

Meski temanya belum disebutkan, beberapa waktu lalu sempat bererdar kabar Activision akan membangkitkan kembali Call of Duty: Vietnam yang seharusnya muncul tahun 2014.

Apakah Call of Duty terbaru akan gunakan tema perang Vietnam? Kita tunggu saja kehadirannya.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.