Barol Gaming dan Team NXL> Wakili Indonesia di Kompetisi Asia Tenggara

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 09 Nov 2017 18:08 WIB
esport
Barol Gaming dan Team NXL> Wakili Indonesia di Kompetisi Asia Tenggara
Barol Gaming dan Team NXL> ajdi wakil Indonesia di ajang GEXT Asia Tenggara

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah melewati serangkaian babak penyisihan dan kualifikasi dari pertengahan Agustus serta babak final yang berlansung di Bandung akhir Oktober lalu, dua tim unggulan akhirnya terpilih menjadi wakil Indonesia dalam ajang NVIDIA GeForce ESports Xtreme Tournament (GEXT) tingkat Asia Tenggara di Filipina akhir bulan November mendatang. Dua tim tersebut adalah Barol Gaming dan Team NXL>.

Barol Gaming akan mewakili Indonesia dalam kejuaraan DOTA 2. Kemenangan Barol Gaming kategori DOTA 2 di GEXT tingkat nasional sudah banyak diprediksi berkat permainannya yang cemerlang sejak dari babak awal.

Meski demikian, kemenangan Barol Gaming di babak final melawan Underground Infinite Jakarta tetap diartikan oleh anggota timnya sebagai pertarungan yang menuntut strategi dan konsentrasi tinggi.

"Kemenangan di GEXT yang diselenggarakan NVIDIA ini sangat membanggakan kami. Sebab, menjadi juara pertama di tengah ketatnya persaingan sangatlah tidak mudah," ujar Adhitama, salah satu pemain di Barol Gaming.

"Saat ini kami terus berlatih meningkatkan kemampuan agar mampu mewujudkan target kami menjadi yang terbaik di tingkat Asia Tenggara."



Sedikit berbeda dengan Barol Gaming, Team NXL> mengaku turnamen kali ini memiliki banyak tim pesaing yang sangat kuat.

Tim perwakilan Indonesia untuk game Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO) ini mengatakan perkembangan esport di tanah air telah berdampak pada semakin meratanya peta kekuatan tim-tim tangguh di Indonesia. Meski demikian, Team NXL> bertekad membawa pulang gelar juara di ajang GEXT Asia Tenggara.

"Kami bertekad untuk berhasil mengibarkan Merah Putih di tiang tertinggi di kompetisi GEXT tingkat Asia Tenggara," ujar Richard Permana dari Team NXL>.

"Bagi kami, NVIDIA GeForce Xtreme Tournament (GEXT) adalah salah satu barometer untuk mengukur progres yang telah dicapai sekaligus peluang bagi pelaku ESports untuk meningkatkan prestasi, baik di tingkat nasional namun internasional."

Turnamen GEXT tingkat nasional selesai diselenggarakan bulan Oktober kemarin. Turnamen yang memiliki total hadiah Rp260 juta tersebut menghadirkan pertempuran di dua game yaitu DOTA 2 dan CS:GO.

Turnamen yang diselenggarakan oleh NVIDIA ini juga dikatakan hadir agar esport semakin bergaung dan diterima oleh masyarakat luas.

"Kami berharap, GEXT menjadi momentum tepat untuk makin menjadikan ESports kian bergaung, sekaligus menjadi peluang berkembangnya beragam potensi olahraga digital di tanah air sehingga bidang ini semakin diterima sebagai bidang yang menjanjikan, baik ketika dilihat dari sudut pandang prestasi maupun ekonomi," ujar Harry Kartono, Country Business NVIDIA Indonesia.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.