Sony Juga Ingin Pantau dan Kumpulkan Data Pengguna PS4

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 18 Apr 2018 22:06 WIB
sonyplaystation
Sony Juga Ingin Pantau dan Kumpulkan Data Pengguna PS4
Sony PS4.

Jakarta: Perlindungan privasi di dunia digital termasuk data pribadi menjadi sebuah isu panas belakangan ini sejak Facebook mengalami kebocoran data peenggunanya.

Kini giliran Sony yang diterba oleh isu tersebut. Dikutip dari GameSpot, update yang diterima pengguna PS4 di Eropa menyajikan sebuah pesan bahwa Sony kemungkinan akan mengumpulkan data tentang PS4 yang digunakan dan pengalaman pemakaiannya.

Artinya, Sony akan mengumpulkan data pribadi pengguna konsol PS4. Lebih dari itu, hal ini juga memicu pertanyaan, apakah praktik ini sebenarnya baru dilakukan Sony sekarang atau sudah lama tanpa diketahui karena pesan tersebut baru ditemukan pada update saat ini.

Dijelaskan lebih jauh, ada dua jenis data yang akan dikumpulkan oleh Son, data layanan atau yang oleh Sony disebut sebagai data penting untuk menyediakan layanan online dan data tambahan seperti navigasi, penggunaan PS4, dan konfigurasi di konsol mereka.

Lebih detil lagi dijelaskan bahwa Sony mengumpulkan, menerima, dan mengirim data terkait perangkat seperti jenis apalikasi yang digunakan dan konten yang dikonsumsi oleh pengguna di konsol PS4. Lalu data lainnya yang akan dikumpulkan lewat PS4 terdiri dari konfigurasi jaringan, perangkat yang terhubung ke PS4, serta data error dan load time.

Untuk kategori data tambahan, Sony ingin PS4 mengumpulkan data penggunanya seperti kapan dan bagaimana pengguna memainkan PS4, senjata apa yang digunakan dalamm permainan, dan karakter apa yang Anda sering ajak berinteraksi.

Dikabarkan bahwa apabila pengguna PS4 sudah mengunduh update ini, maka mereka tidak memiliki pilihan untuk menolak permintaan Sony di atas.

Pihak Sony kabarnya telah menanggapi kehebohan tersebut dengan menjelaskan bahwa mereka akan menggunakan data yang dikumpulkan untuk membuat sebuah statistik yang sumber datanya dibuat anonim alias dirahasiakan.

Statistik tersebut untuk menyediakan panduan bagi Sony dalam mengembangkan produk baru, mendeteksi penipuan atau penggunaan tidak wajar pada konsol dan platform buatan mereka, dan tentu saja untuk menampilkan iklan yang sudah dipersonalisasi.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.