Ibu Tidur, Anak Ini Sibuk Belanja di Amazon

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 28 Dec 2016 06:57 WIB
gamespokemon go
Ibu Tidur, Anak Ini Sibuk Belanja di Amazon
Anak ini habiskan USD250 untuk membeli hadiah di Pokemon Go. (AP Photo / Shizuo Kambayashi)

Metrotvnews.com: Mudahnya melakukan pembelian online terkadang menyebabkan masalah bagi para orangtua.

Selama ini, Komisi Perdagangan Federal (FTC) telah memprotes bahwa perusahaan seperti Apple, Google dan Amazon membuat pembelian online terlalu mudah untuk dilakukan oleh anak-anak tanpa persetujuan orangtua.

Seperti yang disebutkan oleh CNET, anak-anak melakukan pembelian online telah menyebabkan perusahan-perusahaan besar tersebut harus membayar kerugian hingga jutaan dollar AS.

Sementara itu, Bethany Howell yang tinggal di Arkansas, harus rela saat puterinya menghabiskan USD250 (Rp3,3 juta) untuk membeli hadiah Pokemon.

Anak Bethany, Ashlynd, yang berumur 6 tahun, menggunakan ibu jari sang ibu untuk membuka kunci ponselnya dan membuka aplikasi Amazon untuk berbelanja saat sang ibu sedang tidur di sofa, beberapa hari sebelum Natal, lapor The Wall Street Journal.

Ashlynd kecil memesan 13 hadiah Pokemon untuk dirinya sendiri. Orangtuanya berpikir, akun Amazon mereka telah diretas. Dengan bangga, Ashlynd memberitahu orangtuanya bahwa dia telah "berbelanja". Sang anak lalu meyakinkan bapak dan ibunya bahwa dia telah memasukkan alamat mereka dengan benar. 

Setelah tahu apa yang dilakukan oleh Ashlynd, Bethany mencoba untuk mengembalikan barang-barang yang telah dibeli. Sayangnya, mereka hanya dapat mengembalikan 4 barang. Bethany lalu memberitahu anaknya bahwa Sinterklas telah mendengarkan apa yang dia lakukan. Karena itu, dia tidak akan mendapatkan hadiah.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.