Outlast 2 Batal Rilis di Australia

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 17 Mar 2017 11:48 WIB
games
Outlast 2 Batal Rilis di Australia
Outlast 2 dinilai terlalu ekstrem untuk pasar Australia

Metrotvnews.com: Game horor dan thriller Oulast 2 gagal masuk ke pasar Australia lantaran tidak lolos sensor.

Game horor yang diklaim lebih menegangkan dari pendahulunya ini dianggap memiliki konten yang terlalu ekstrem sehingga tidak bisa dipasarkan di Australia. Game besutan Red Barrels ini memang dikenal sangat menyeramkan, bahkan beberapa cuplikan videonya menampilkan konten yang sangat mengerikan.

Pemerintah Asutralia menyatakan Outlast 2 tidak lolos sensor karena bertentangan dengan peraturan di negara tersebut. Salah satu peraturan yang dimaksud adalah membatasi peredaran game dengan rating R18+. Kategori rating R18+ di Australia sendiri dideskripsikan sebagai konten yang mengandung unsur seks, penyalahgunaan obat-obatan, kriminalitas, kekerasan, dan tindakan yang bertentangan dengan moral.

Outlast 2 bukanlah game pertama yang dilarang beredar di negeri kanguru tersebut. Menurut PC GAMER, sebelumnya pemerintah Australia juga melarang peredaran game Hotline Miami 2 dan Valkyrie Drive: Bhikkuni dengan alasan yang sama.

Peraturan pembatasan tersebut juga berpengaruh pada industri game di Australia, menyebabkan beberapa studio game harus mengubah kontennya lantaran tidak memenuhi standar.

Sementara hingga saat ini, kebanyakan developer di luar Australia tidak telalu memedulikan peraturan pembatasan game yang berlaku sejak tahun 2013 tersebut. Ini dikarenakan pasar Australia sendiri tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan Asia atau wilayah lainnya.


(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

5 hours Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.