Indonesia Kirim Wakil ke Turnamen AoV di Los Angeles

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 06 Feb 2018 18:24 WIB
esportgarena
Indonesia Kirim Wakil ke Turnamen AoV di Los Angeles
AWC akan diadakan di Los Angeles.

Jakarta: Indonesia akan ikut turut serta dalam turnamen Arena of Valor World Cup (AWC) yang akan diadakan di Los Angeles pada bulan Juli mendatang.

Selain Indonesia, para peserta AWC akan datang dari delapan regional lain yaitu Taiwan/Hong Kong/Makau, Thailand, Vietnam, Singapura/Malaysia/Filipina, Korea, Amerika Utara, Amerika Selatan dan Amerika Selatan. 

Turnamen yang diadakan oleh Garena ini menawarkan hadiah total sebesar USD500 ribu atau sekitar Rp6,7 miliar. Tahun lalu, telah diadakan International Championship dari AoV.

Satu hal yang membedakan AWC kali ini dari kompetisi tahun lalu adalah kali ini, masing-masing kawasan hanya akan diwakili oleh satu tim. Di Indonesia, peserta yang ikut serta dalam AWC akan ditentukan melalui AoV Star League 2018. 

Beberapa tahun belakangan, industri esport memang tengah berkembang. Pada 2016, pangsa pasar esport disebutkan mencapai USD463 juta (Rp6,3 triliun). Pada 2017, ekonomi esport justru naik 41,3 persen, menjadi USD696 juta (Rp9,5 triliun menurut Newzoo.

Merek-merek terkait eSport akan memberikan kontribusi sebesar USD517 juta (Rp7 triliun) pada 2017 dan investasi itu diperkirakan akan naik dua kali lipat pada 2020. 

Karena itu, tidak heran jika turnamen esport kini semakin diminati. Game-game yang dijadikan turnamen pun tidak melulu game PC seperti DOTA 2, League of Legends atau Overwatch, tapi juga game mobile.

Pada 2015, Super Evil Megacorp, perusahaan di balik game Vainglory berhasil mengumpulkan USD26 juta untuk mengadakan kompetisi Vainglory. Menurut laporan Engadget, pada tahun 2016, turnamen Vainglory bahkan disponsori oleh Amazon.

Sementara tahun lalu, Supercell mengadakan turnamen Clash Royale dengan total hadiah USD1 juta (Rp13,6 miliar). 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.