Review Game

Jajal Gran Turismo: Sport, Makin Bagus atau Makin Mundur?

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 14 Nov 2017 16:10 WIB
gamessonyreview game indonesiaplaystation
Jajal Gran Turismo: Sport, Makin Bagus atau Makin Mundur?
Gran Turismo Sport sudah tersedia untuk PlayStation 4

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebagai salah satu nama besar di jagat game balapan, Gran Turismo selalu menarik perhatian, khususnya untuk para penggemar berat simulasi balap. Lewat Gran Turismo Sport, pihak developer ingin menunjukkan bahwa seri game legendaris ini akan tetap ada, setia menemani konsol PlayStation. 

Memasuki seri ke-7, seri Gran Turismo terus menawarkan berbagai inovasi yang mungkin belum pernah dirasakan oleh gamer baru. Gamer baru di sini mengacu pada mereka yang belum pernah menyentuh game balap. Apa saja daya tarik game ini? Apakah layak Anda beli? Berikut ulasan Gran Turismo Sport dari Metrotvnews.com.


Masih Tekankan Simulasi

Tetap punya ciri khas yang sudah mendarah daging, Grand Turismo Sport menekankan pada simulasi balap. Oleh karena itu, penekanan utamanya adalah detil grafis yang menunjukkan bahwa Anda beradu kecepatan dengan visual berkelas. Bagian detil dari tiap mobil dan lingkungan sekitar sirkuit dalam Gran Turismo Sport memang bisa dikatakan begitu memuaskan. 

Mengabadikan mobil favorit lewat mode foto dengan berbagai setelan yang disediakan juga menjadi hal yang wajib Anda lakukan. Tidak melanjutkan seri sebelumnya, Gran Turismo Sport menghapus efek-efek cuaca yang dinamis dalam balapan.



Dibandingkan Project Cars 2 yang memberikan fleksibilitas dalam pemilihan cuaca yang bahkan bisa berganti-ganti dalam satu balapan, Gran Turismo Sport hanya bisa mengatur waktu balapan dari pagi hingga malam. Secara performa grafis, kami tidak mengalami kendala selama memainkan Gran Turismo Sport, bahkan ketika memainkannya di PS4 Pro. Tidak ada kasus frame drop seperti Project Cars 2.

Jika mau mencari kekurangan Gran Turismo Sport, maka ini adalah hal yang menurut kami paling jelas terlihat. Dibandingkan kompetitor seperti Project Cars 2 atau Forza 7, pilihan mobil yang tersedia pada Gran Turismo Sport adalah yang paling sedikit, sekitar 160 unit. Selain jumlah mobil yang sedikit, akses untuk penggunaan mobil ini juga dibatasi karena perlu membelinya dengan koin yang didapat dari setiap balapan. 

Untuk Anda penggemar Gran Turimo Sport, hal ini masih bisa diterima karena seri game ini juga menghadirkan konsep yang sama di seri sebelumnya. Aspek ini mungkin sulit diterima oleh para pemain yang mementingkan suasana adu kecepatan di sirkuit. Mengapa? karena biasanya mereka hanya ingin bersenang-senang dengan mobil favorit.

Gran Turismo Sport juga terhitung pelit soal jumlah sirkuit. Dengan hanya menyediakan 17 lokasi dan 40 sirkuit (termasuk reverse), Gran Turismo Sport tertinggal jauh dibandingkan kompetitornya. Sirkuit yang diadaptasi dari dunia nyata juga terhitung hanya 6 meliputi Willow Springs, Interlagos, Nürburgring, Brands Hatch, Suzuka, dan Bathurst. Belum selesai, akses sirkuit ini juga dibatasi. Anda harus mencapai level tertentu agar bisa mengaksesnya.


Mode Online

Mode online adalah titik berat dari Gran Turismo Sport dengan mode Sport sebagai unggulan. Lewat mode ini kita bisa berkompetisi dalam berbagai balapan online yang punya jadwal masing-masing, mulai dari kualifikasi, hingga balapannya.



Stabilitas koneksi pada mode online sudah bisa dianggap aman, jadi Anda bisa cukup tenang saat balapan jika memang koneksi internet yang dimiliki cukup cepat. Meskipun Mode online sebenarnya cukup menyenangkan, saya sangat tidak menyarankan Anda yang baru bermain game dengan genre balapan, apalagi jika sebelumnya hanya bermodal jago di Need for speed, Burnout atau mungkin Ashpalt.

Untuk membantu para pemula, seri GT memang selalu yang cukup bersahabat dengan mode driving school yang akan menuntun dari belajar start yang baik hingga melakukan hal-hal yang lebih kompleks. Mode ini cukup menyenangkan juga karena secara tidak sadar saya sering sekali mengulang demi mendapatkan ranking gold di tiap tingkat. Selain itu, manfaat dari mode driving school juga sangat terasa pada peningkatan performa balapan saya, sehingga bisa mendapatkan waktu yang lebih baik di tiap lap.

Setelah puas di driving school, mode Circuit Experience juga jangan dilupakan karena di sinilah kunci untuk menguasai setiap sirkuit seperti titik pengereman di tiap tikungan, dan lain-lain. Cakupan online memang cukup menyenangkan pada Gran Turismo Sport, namun sayangnya opsi yang tersedia untuk singleplayer sangat terbatas pada single race melawan AI, versus, time trial, dan drift.


Kesimpulan

Gran Turismo Sport adalah game balapan yang menyenangkan jika Anda memang akan mendedikasikan waktu dalam permainan online. Sayangnya, keterbatasan dari segi mode permainan singleplayer, sirkuit dan pilihan mobil bisa menjadi pertimbangan buat mereka yang hanya bermain untuk bersenang-senang.

Platform: PlayStation 4
Developer: Poliphony Digital
Publisher: Sony Interactive Entertainment
Tanggal Rilis: 19 Oktober 2017
Jenis: Racing


 

Gran Turismo: Sport

7,8


+ Grafis bagus
+ Mode online multiplayer seru
- Pilihan mobil dan sirkuit yang minim
- Mode singleplayer membosankan

Bagaimana Kami Menguji.


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

1 day Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.