Ketahuan Curang, Tim CS:GO India Didiskualifkasi dari Kompetisi Internasional

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 22 Oct 2018 17:01 WIB
gamesesport
Ketahuan Curang, Tim CS:GO India Didiskualifkasi dari Kompetisi Internasional
Ilustrasi.

Jakarta: Kompetisi kelas internasional tidak mengurungkan niat seorang atlet esport untuk berbuat curang, misalnya kasus yang menimpa tim CS:GO asal India yakni OpTic India.

Dikutip dari PC GAMER, salah satu personil tim tersebut ketahuan curang dalam kompetisi eXTREMESLAND Asia yang memperebutkan hadiah USD100.000 atau senilai Rp1,5 miliar, dan berakibat satu tim didiskualifkasi.

Dilaporkan bahwa kecurangan ini sebelumnya tidak diketahui oleh para penonton lantaran tiba-tiba pertandingan tim OpTic India ditunda selama 20 menit. Belakangan ketika acara berlanjut, baru diketahui bahwa personil tim tersebut bernama Nikhil "Forsaken" Kumawat telah bermain curang.

Panitia acara yang mengawasi jalannya pertandingan sempat menemukan hal aneh dalam permainan Kumawat. Dia membidik musuhnya dalam posisi yang sedikit kurang pas lalu mendadak akurat, dan hal ini terjadi berulang kali.

Dalam sebuah unggahan video singkat di Twitter milik akun CSGO2ASIA, terlihat bahwa panitia tengah mengecek PC yang digunakan Kumawat bermain. Namun, tiba-tiba Kumawat seperti mencegah panitia sambil mengklik keyboard PC miliknya.
 

Berdasarkan laporan, Kumawat mencegah panitia yang hendak mengimput perintah tombol Alt+Tab untuk mengecek software lain yang berjalan di balik game CS:GO. Ditemukan bahwa Kumawat menggunakan toogled aimbot.

Perlu diketahui bahwa aimbot adalah software untuk membuat bidikan terarah secara otomatis seakurat mungkin pada lawan main. Pemain dengan bidikan yang kurang baik akan mudah menembak musuh.

Cara kerja Aimboot di layar akan terlihat sangat tidak natural. Berdasarkan informasi sejauh ini, disebutkan bahwa Kumawat menggunakan aplikasi Aimboot yang bisa diaktifkan maupun dinonaktifkan lewat tombol pintas.

Alhasil Kumawat hanya mengaktifkan aimbot saat bidikannya sudah cukup mendekati musuh. Saat musuh tersebut berhasil dilumpuhkan, Aimboot dinonaktfikan kembali. Kumawat telah dikeluarkan dari tim OpTic India, sementara empat rekannya tidak bersalah karena tidak mengetahui hal tersebut.


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

5 days Ago

Advan adalah produsen smartphone¬†lokal yang bisa dibilang pejuang sejati.¬†

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.