Valthirian Arc, Game Buatan Lokal Populer di Luar Negeri

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 28 Jan 2019 16:05 WIB
games
Valthirian Arc, Game Buatan Lokal Populer di Luar Negeri
Valthirian Arc: Hero School Story buatan Agate.

Jakarta: Industri game lokal membuktikan kehebatannya. Valthirian Arc: Hero School Story buatan Agate asal Bandung ternyata berhasil memperoleh prestasi di luar negeri.

Agate mengumumkan bahwa kini game tersebut telah mencapai break event point atau yang lebih dikenal sebagai istilah balik modal. Sebelumnya, game ini berhasil menduduki posisi kedua di layanan Steam kawasan Inggris.

Pihak Agate menyebutkan bahwa perolehan pendapatan dari penjualan game Valthirian Arc senilai lebih dari Rp11 miliar, didapat kurang dari empat bulan setelah dirilis. Keuntungan terbesar disebut berasal dari Inggris dan kawasan Eropa.

Bagaimana game ini bisa populer di negara tersebut? Diceritakan bahwa game Valthirian Arc sempat hadir di ajang MCM London Comicon yang dilaksanakan pada Oktober bulan lalu.



Game Valthirian Arc: Hero School Story merupakan game yang menempatkan pemain sebagai kepala sekolah di akademi ksatria. Dulunya akademi tersebut merupakan yang terhebat di seluruh negeri Valthiria.

Tugas pemain adalah mendidik, melatih, dan meluluskan sebanyak-banyaknya ksatria agar akademi ksatria tersebut tetap hidup dan berkembang.

Pemain kemudian harus menggunakan semua sumber daya yang terkumpul untuk mendirikan fasilitas, memperbesar area akademi, dan mendidik calon-calon ksatria yang bahkan lebih hebat lagi untuk melindungi Valthiria dari ancaman buruk yang mendekat.

Medcom.id juga tengah memainkan game Valthirian Arc: Hero School Story yang akan diulas dalam waktu dekat. Nantikan ulasan kami untuk salah satu game terbaik buatan Indonesia ini.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.