Assassin's Creed Odyssey

Assassin's Creed Odssey Lanjutkan Kisah Legacy of the First Blade

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 16 Jan 2019 10:09 WIB
gamesubisoftassassin creed
Assassin's Creed Odssey Lanjutkan Kisah Legacy of the First Blade
Assassin's Creed Odyssey.

Jakarta: Desember lalu, Assassin's Creed Odyssey kedatangan chapter pertama Legacy of The First Blade, yaitu The Hunted, yang berfokus kepada pertemuan Alexios dan Kassandra dengan sosok Assassin pertama pengguna Hidden Blade, Darius asal Persia.

Kini Ubisoft kedatangan chapter keduanya, yaitu Shadow Heritage. Melanjutkan perjuangan Darius dan protagonis Assassin's Creed Odyssey menghancurkan pengaruh Order of the Ancient dari Persia yang memburu Darius.

Dalam Shadow Heritage, keduanya akan berhadapan dengan sosok perempuan jahat yang diduga memimpin pasukan terkait Order of the Ancient yang dijuluki The Tempest dan menguasai penduduk di kota pelabuhan Achaia.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa dalam Shadow Heritage, permainan game akan beralih dari darat ke pertempuran laut. The Tempest diketahui memiliki sebuah rencana, termasuk sebuah senjata rahasia baru yang digunakan pada kapal.

Senjata tersebut diperlihatkan sebagai sebuah penyembur api yang bisa digunakan untuk membakar kapal musuh dari bagian depan kapal pemain. Efek yang dihasilkan sebanding dengan panah atau tombak api yang tersedia.

Dari informasi yang diperoleh, untuk mengakses misi Shadow Heritage, pemain harus sudah menyelesaikan The Hunted dari Legacy of the First Blade. Pemain juga harus mencapai level karakter tertentu untuk menyesuaikan tingkat kesulitan yang disajikan.

Chapter kedua dari DLC ini disebut menjanjikan jalan cerita segar untuk Assassin's Creed Odyssey. Konten ini menyelami lebih dalam kisah sosok Darius, karakter Assassin pertama sebelum ordo Persaudaraan Assassin terbentuk.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.