Telkomsel Gaungkan Esport Lewat IGC 2018

Cahyandaru Kuncorojati    •    Sabtu, 21 Apr 2018 15:35 WIB
esport
Telkomsel Gaungkan Esport Lewat IGC 2018
Telkomsel kembali menggelar acar berisi kompetisi eSport bernama Indonesia Games Chmapionship 2018.

Jakarta: Telkomsel kembali meramaikan tren esport yang sedang menjamur di Indoensia lewat ajang Indonasia Games Championship (IGC) 2018. Di acara ini disediakan seluruh kegiatan terkait esport seperti kompetisi game dan cosplayer.

IGC 2018 kali ini telah memasuki tahun keduanya yang oleh Telkomsel diklaim mampu menarik perhatian lebih dari 15.000 pengunjung. Telkomsel sendiri menyebut bahwa kompetisi esport yang digelar kali ini diikuti oleh puluhan tim esport .

Oleh sebab itu Telkomsel mengklaim bahwa acara kali ini menjadi event esport terbesar di Indonesia. "Melalui IGC 2018, kami berupaya mewadahi komunitas gamer yang ada di Indonesia untuk saling berinteraksi dan berbagi informasi seputar game. Ajang ini merupakan salah satu upaya kami untuk membangun ekosistem digital entertainment lifestyle bagi masyarakat Indonesia," ungkap Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.

Di IGC 2018, digelar pertandingan game untuk PC Game dan Mobile. Untuk kategori PC, jenis game yang dikompetisikan adalah DOTA 2 sementara jenis game yang dikompetisikan pada kategori Mobile adalah Vainglory, Mobile Legends, Arena of Valor, dan LINE Let’s Get Rich.

Melalui pertandingan babak kualifikasi nasional yang digelar secara online selama bulan Maret dan April 2018, telah berhasil didapatkan delapan tim terbaik untuk masing-masing game.

Seluruh tim ini akan saling berhadapan untuk memperebutkan gelar juara pada grand final yang akan berlangsung pada tanggal 20-22 April 2018 di Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta.

Untuk menambahh daya tarikm acara ini juga mendatangkan tim profesional berskala internasional, baik yang diundang secara khusus maupun finalis online qualifier untuk wilayah Asia Tenggara.

Kehadiran tim-tim pro internasional ini diharapkan semakin menyemarakkan perhelatan Indonesia Games Championship 2018.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.