Nintendo Tuntut Situs Emulator Game Lawas

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 23 Jul 2018 14:26 WIB
gamesnintendo
Nintendo Tuntut Situs Emulator Game Lawas
Tampilan emulator game lawas di sebuah PC.

Jakarta: Terlepas dari seberapa canggih game saat ini pasti selalu, ada keinginan untuk bernostalgia dengan game-game lawas. Berhubung game lawas ini dirilis untuk platform yang sudah lawas juga, Anda mesti menggunakan emulator untuk memainkannya.

Namun, menggunakan emulator tentu saja tidak sesuai dengan platform yang dianjurkan oleh pembuat game. Ditambah game emulator sifatnya juga ilegal. Hal ini yang tampaknya membuat Nintendo mengajukan tuntutan hukum atas situs penyedia emulator game lawas.

Dikutip dari PC GAMER, Nintendo telah mengajukan tuntutan hukum kepada dua situs bernama LoveROM dan LoveRETRO, karena menyediakan emulator serta game-game lawas Nintendo untuk bisa dimainkan lewat PC.

Dalam gugatan sebanyak 27 halaman yang diajukan Nintendo disebutkan bahwa Nintendo menuduh LoveROM telah memperoleh kunjungan situs sebanyak 17 juta tiap bulannya dengan menawarkan game Nintendo tanpa izin mereka sebagai pemilik hak cipta.

Menanggapi tuntutan tersebut pihak LoveROM disebut telah menghapus daftar game yang hak ciptanya dimiliki oleh Nintendo meskipun situs tersebut masih menyediakan emulator game untuk platform lainnya. Sementara situs LoveRETRO disebut sudah ditutup dengan jangka waktu yang tidak diketahui.

Nintendo sendiri dalam tuntutannya juga menyatakan sanksi berupa ganti rugi atas setiap game Nintendo yang ada di kedua situs tersebut dengan nilai USD150.000 atau setara Rp2,1 miliar dan USD2 juta atau Rp28,9 miliar atas setiap pelanggaran merek dagang yang ditemukan.

Hal ini tentunya akan berdampak kepada gamer yang suka mengkoleksi game lawas untuk dimainkan di PC, misalnya game Pokemon lawas yang lumrah ditemukan pada beragam penyedia emulator.


(MMI)

Vivo V11 Pro, Berani Kasih Spesifikasi Sesuai Harga
Review Gadget

Vivo V11 Pro, Berani Kasih Spesifikasi Sesuai Harga

6 hours Ago

Vivo V11 Pro sebagai smartphone segmen menengah memberikan RAM 6GB dan kamera depan 24MP.…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.