E3 2018

Ghost of Tsushima Bawa Samurai Hadapi Invasi Bangsa Mongolia

Mohammad Mamduh    •    Sabtu, 16 Jun 2018 11:45 WIB
gamessonyplaystationE3 2018
Ghost of Tsushima Bawa Samurai Hadapi Invasi Bangsa Mongolia
Ghost of Tsushima garapan Sucker Punch

Jakarta: Sony memamerkan cuplikan gameplay dari proyek terbarunya, Ghost of Tsushima, dalam ajang E3 2018.

Game ini memang sudah diumumkan sebelumnya, tetapi tidak ada informasi lebih rinci, selain penampakan seorang samurai Jepang. Sony memberikan video berdurasi sekitar delapan menit untuk memperlihatkan gaya bermain Ghost of Tsushima.

Ghost of Tsushima mengambil latar waktu tahun 1274, saat bangsa Mongolia menginvasi pulau Tsushima milik Jepang. Pemain sebagai salah satu samurai yang berhasil bertahan hidup harus mencegah invasi meluas, tetapi dengan gaya bertarung yang berbeda.

Dengan latar waktu tersebut, Anda akan melihat dunia permainan yang masih penuh dengan hutan dan padang rumput.

Jika melihat gameplay lebih rinci, Ghost of Tsushima menawarkan gaya bertarung yang cukup intensif dan keras. Pemain akan diajak bertarung dengan gaya samurai yang identik dengan zirah khas Jepang dan pedang Katana.

Setiap benturan serangan akan terasa keras, dan pemain harus pintar dalam menahan, menghindar, dan melancarkan serangan. Game ini juga dipastikan menawarkan nuansa historis yang cukup seru.

Hal yang menarik adalah Ghost of Tsushima juga akan menerapkan gaya permainan senyap, sehingga bisa dibilang pemain akan melihat nuansa bertualang ala Uncharted dengan latar waktu dan tempat yang berbeda.

Game dengan tema Jepang biasanya lebih menarik dengan karakter yang menggunakan Bahasa Jepang. Ghost of Tsushima tampaknya akan hadir dalam beberapa versi bahasa, sehingga pemain bisa mendapatkan percakapan sesuai selera.

Game ini digarap oleh Sucker Punch, studio yang menciptakan game open-world Infamous. Berada di bawah payung Sony, game ini dipastikan eksklusif untuk PlayStation 4 dan belum mendapatkan tanggal perilisan.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.