Pokemon Go

7 Bulan, Pendapatan Pokemon Go Tembus Rp13 Triliun

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 03 Feb 2017 15:47 WIB
gamespokemon go
7 Bulan, Pendapatan Pokemon Go Tembus Rp13 Triliun
Pendapatan Pokemon Go tembus Rp13 Triliun

Metrotvnews.com: Meski sudah tidak sepopuler dulu lagi, Pokemon Go masih merupakan game dengan pendapatan terbesar hingga saat ini.

Setelah berhasil memecahkan rekor sebagai aplikasi tercepat yang memperoleh pendapatan hingga USD500 juta (Rp6,6 triliun), kali ini Pokemon Go kembali menorehkan nama dengan berhasil memperoleh pendapatan sebesar USD1 miliar (Rp13,2 triliun).

Menurut App Annie, Pokemon Go berhasil meraih pendapatan sebesar USD1 miliar hanya dalam 7 bulan. Hal tersebut tergolong sangat hebat mengingat pendapatan seluruh aplikasi iOS dan Android hanya sebesar USD35 miliar (Rp467,1 triliun) sepanjang tahun 2016 kemarin.

Lebih mengejutkannya lagi, Pokemon Go belum dirilis di Tiongkok, yang merupakan pasar ponsel terbesar di dunia.

Keberhasilan Pokemon Go dikatakan telah melampaui Candy Crush Saga dan Puzzles & Dragons yang juga telah mencapai total pendapatan hingga lebih dari USD1 miliar, namun dengan rentang waktu yang lebih lama dari Pokemon Go.



Sementara data dari Sensor Tower mengindikasikan pendapatan Pokemon Go telah mengalahkan pendapatan aplikasi mobile lainnya, termasuk game Clash Royale besutan SuperCell yang hanya mampu meraup pendapatan sebesar USD550 juta (Rp7 triliun) selama 7 bulan pertamanya.

Dengan memudarnya popularitas Pokemon Go, Sensor Tower memprediksi pertumbuhan pendapatan game ini akan melambat ke depannya. Meski demikian, Pokemon Go diprediksi masih bisa memperoleh pendapatan hingga USD2,5 juta (Rp33 miliar) dalam sehari.

Popularitas Pokemon Go diprediksi baru akan kembali naik ketika dirilis di Tiongkok nantinya.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.