Konten Live Streaming Game dan Esport Makin Diminati

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 16 Nov 2018 18:09 WIB
gamesesport
Konten Live Streaming Game dan Esport Makin Diminati
Ilustrasi esport.

Jakarta: Daya tarik konten live streaming belakangan disebut semakin meningkat, terutama setelah esport dan industri game menjadi semakin populer di Indonesia. Hal ini dibuktikan dari munculnya platform live streaming khusus untuk konten game dan esport.

Salah satunya Nimo TV. Layanan ini mencatat bahwa konten live streaming di aplikasi naik drastis sejak dirilis beberapa bulan lalu. Diklaim, dari bulan September hingga Oktober 2018, pertumbuhan pengguna global mencapai 300 persen secara global. Sebagian besar, pengguna itu adalah pengguna baru.

Tidak terbatas peningkatan di layanan streaming berbassis digital saja, fenomena ini disebut Nimo TV juga masih berkaitan dengan peningkatan minat publik terhadap acara kompetisi game atau esport yang berlangsung offline.

Ini tercermin dari ramainya pengunjung yang menyaksikan acara Grand Final South East Asia Cyber Arena dan kualifikasi World Electronic Sports Games di Mal Taman Anggrek, Jakarta, pada bulan lalu. Itu menunjukkan bahwa ada peningkatan konsumsi konten games dan esport, baik di dunia digital maupun dunia nyata.

Tren ini dianggap sebagai kesempatan oleh pihak Nimo TV yang mengumumkan penyelenggaraan kegiatan Nimo TV Super Weeks di aplikasi dan media sosial akunnya. Acara ini akan diadakan mulai dari 19 November hingga 2 Desember 2018.

"Nimo TV akan memberikan apresiasi kepada setiap pengguna layanan kami dan khususnya kepada pengguna baru dengan berbagi hadiah, mulai dari perlengkapan bermain game hingga game yang baru rilis, seperti Red Dead Redemption 2," ungkap Head of Marketing Nimo TV Kevin Raharja.

"Perkembangan industri live streaming di Indonesia saat ini mulai menggeliat berkat dukungan penuh pemerintah dan masyarakat Indonesia. Khusus untuk konten game dan esport yang menjadi konten layanan utama Nimo TV, kehadiran Nimo TV ternyata cukup diapresiasi oleh masyarakat," jelas Kevin.

"Hal ini sejalan dengan komitmen kami, yaitu untuk memberikan dampak positif yang luas terhadap perkembangan komunitas dan industri gim dan eSport di Indonesia," imbuh Kevin.


(ELL)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.