Media Sosial Bisa Bikin Suami Istri Cerai, Kenapa?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 04 Oct 2017 10:43 WIB
media sosial
Media Sosial Bisa Bikin Suami Istri Cerai, Kenapa?
Ilustrasi.

Metrotvnews.com: Media sosial bisa merusak hubungan romantis seseorang. Tidak hanya itu, terkadang, media sosial juga membuat proses putus antar pacar atau cerai antar suami dan istri menjadi berlarut-larut serta menjadi konsumsi banyak orang. 

Inilah beberapa alasan yang membuat media sosial bisa merusak hubungan Anda, seperti yang dikutip dari Elite Daily

1. Media sosial mengalihkan perhatian kita dari pasangan
Anda pasti pernah melihat pasangan yang justru sibuk dengan ponselnya bahkan ketika mereka sedang menghabiskan waktu bersama di restoran atau di kafe. Bukannya fokus dengan pasangannya, mereka justru mengacuhkan pasangan dan sibuk memainkan ponselnya.

Smartphone bisa menimbulkan efek kecanduan. Dengan smartphone, kita bisa terus terhubung dengan orang lain, baik melalui SMS, aplikasi pengirim atau media sosial. Kita bisa selalu tahu apa yang teman dan keluarga kita sedang lakukan. Pada saat yang sama, kita seolah lupa bahwa kita juga harus berinteraksi dengan orang di dunia nyata. 

2. Kita menggunakan media sosial untuk memantau satu sama lain
Dengan banyaknya media sosial yang ada saat ini, Anda bisa dapat dengan mudah mengetahui keseharian seseorang dengan mengintai akun Facebook, Twitter, Instagram dan bahkan mungkin LinkedIn mereka. Hal ini bisa membuat Anda enggan untuk mengobrol dengan seseorang di dunia nyata karena merasa sudah tahu semua hal tentang orang tersebut. 

3. Kita terlalu sering berbagi di media sosial
Menjalin hubungan romantis dengan seseorang memungkinkan Anda untuk menunjukkan bagian dari diri Anda yang biasanya tidak Anda perlihatkan pada orang lain. Dengan adanya media sosial, Anda bisa menunjukkan semua bagian dari diri Anda pada semua orang. Ketika Anda membagikan informasi penting pada semua orang, hal ini membuat proses berbagi informasi dengan kekasih Anda menjadi kurang signifikan. 

4. Kita terus ingin mendapatkan perhatian
Biasanya, semakin banyak Like yang kita dapat pada post yang kita bagikan, semakin senang perasaan kita. Semua notifikasi, komentar, like dan pengikut di media sosial membuat kita kecanduan dengan perhatian. Kita terus berusaha mencari cara baru untuk berinteraksi dengan media sosial kita dan tidak puas dengan perhatian yang kita dapat dari hubungan kita di dunia nyata.

5. Kita membandingkan hubungan dengan orang lain
Ketika sepasang kekasih membagikan foto ketika mereka sedang berlibur ke pantai, itu bukan berarti hubungan mereka bebas dari masalah. Semua orang bisa saja membagikan foto dari kekasih mereka ke media sosial. Itu bukan berarti hubungan mereka lebih baik dari hubungan Anda. Karena itu, sebaiknya Anda hentikan membandingkan hubungan Anda dengan hubungan orang lain. 

6. Kita membuat asumsi
Hanya karena mantan kekasih pacar Anda menyukai gambar yang unggah kekasih Anda bukan berarti mereka kembali menjalin hubungan di belakang Anda. Faktanya, banyak orang yang sulit untuk melupakan masa lalu dan menggunakan media sosial untuk terus merasa terhubung dengan seseorang. 

Selain itu, banyak orang suka menciptakan drama. Misalnya, dengan menyukai atau memberikan komentar dari sebuah post atau bahkan mengikuti seorang teman di media sosial hanya untuk membuat drama. 

7. Kita fokus pada kehidupan orang lain, bukan hidup kita sendiri
Seulit untuk fokus pada masalah dan pencapaian kita sendiri ketika begitu banyak orang yang memamerkan pencapaian mereka dan mengeluhkan masalah mereka. Akibatnya, kita menjalani kehidupan orang lain melalui blog atau post yang mereka buat di media sosial. Kita menjadi terlalu sibuk dengan ponsel sehingga lupa untuk menjalani hidup kita sendiri. 

Karena itu, tidak ada salahnya jika sesekali, Anda berhenti menggunakan smartphone Anda dan fokus pada dunia nyata. 


(MMI)