GIF dari Giphy Sempat Hilang di Instagram dan Snapchat, Kenapa?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 11 Mar 2018 15:24 WIB
instagramsnapchat
GIF dari Giphy Sempat Hilang di Instagram dan Snapchat, Kenapa?
Aplikasi Instagram dan Snapchat memiliki persaingan yang sangat keras.

Jakarta: Stiker GIF sempat menghilang dari Instagram dan Snapchat. Kemungkinan besar hal ini juga masih dialami oleh beberapa penggunanya di berbagai negara. 

Hal ini pertama kali dilaporkan oleh TechCrunch. Penyedia GIF di platform tersebut yaitu Giphy menyediakan konten menyinggung suatu ras. Salah satu akun Twitter bernama Lyauna Augmon menemukan GIF yang menyingung bangsa kulit hitam saat menggunakan kata kunci 'crime' atau kriminal.

Di antara GIF yang sajikan ditemukan sebuah GIF bertuliskan "Nigger crime death counter" yang disandingkan dengan sosok  monyet. Hal ini jelas menyinggung bangsa kulit hitam di Amerika Serikat yang kerap dipandang sebagai pelaku kriminal.

Mengingat Snapchat dan Instagram menggandeng Giphy, maka sticker GIF tersebut bisa ditemukan pada kedua platform. Pihak Snapchat yang dihubungi TechCrunch mengaku sudah mencabut koonten tersebut dari layanan mereka dan melakukan investigasi karena mereka memiliki peraturan sendiri.
 

Pertauran tersebut adalah semua konten GIF yang bisa diakses harus sesuai dengan pengguna di usia 13 tahun ke atas. Hal yang sama juga dilakukan oleh Instagram dan mereka juga melakukan investigasi, yang rupanya hal ini berujung pada kesalahan di pihak Giphy.

Dalam jawaban yang diberikan, Giphy mengakui ada bug pada sistem filter dan moderasi layanan mereka yang akhirnya membuat konten negatif yang dibuat oleh penggunanya bisa lolos dan tersaji di layanan mereka.

Di Indonesia, Giphy juga pernah mendapatkan teguran karena konten negatif berbau pornografi. Penyedia layanan GIF tersebut akhirnya tunduk terhadap permintaan pihak Kementerian Kominfo.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

5 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.