Apple Siap Ganti Baterai iPhone Lama Tanpa Hasil Diagnosis

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 03 Jan 2018 07:50 WIB
apple
Apple Siap Ganti Baterai iPhone Lama Tanpa Hasil Diagnosis
Apple dilaporkan mengubah kebijakan penggantian baterai, dengan tidak memperhatikan hasil uji diagnostik.

Jakarta: Apple mulai menawarkan penggantian baterai seharga USD29 (Rp391 ribu) satu bulan lebih awal dari yang dijanjikannya, setelah meminta maaf kepada pelanggan karena memperlambat kinerja iPhone model lama.

Namun, Apple tidak mengklarifikasi cara untuk pantas mendapatkan penggantian baterai dengan potongan harga. Hal ini karena Apple Genius Bar menggunakan tes diagnostik untuk memeriksa kondisi baterai mencapai 80 persen dari kapasitas awal sebanyak siklus 500 pengisian daya penuh.

Penggunaan tes diagnostik tersebut menimbulkan kebingungan di kalangan konsumen pada akhir pekan lalu. Sejumlah konsumen mengklaim bahwa Apple menolak permintaan pergantian baterai karena perangkat lulus uji diagnostik.

Kini, Apple telah mengonfirmasi bahwa akan mengganti baterai pada iPhone 6 atau generasi selanjutnya, terlepas dari hasil uji diagnostik. Klarifikasi tersebut beredar setelah Apple dilaporkan mendistribusikan memo internal terkait kebijakan penggantian baterai baru.

Perubahan pada kebijakan baru tersebut termasuk konsumen yang membayarkan dana sebesar USD79 (Rp1,07 juta) untuk penggantian baterai sebelum penawaran, berhak untuk mendapatkan kembali selisih biaya.

Apple juga menyebut tidak mempertimbangkan kondisi baterai pada penawaran penggantian baterai tersebut. Namun, Apple tidak akan mengganti baterai jika menemukan kerusakan lain pada ponsel, atau jika ditemukan komponen pihak ketiga pada ponsel.

Keputusan Apple memperlambat performa dan kecepatan ponsel model lama telah menjadi rumor yang beredar sejak lama. Apple secara implisit mengonfirmasinya, sehingga menimbulkan berbagai tuntutan hukum dari konsumen.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.