Apple Punya Paten untuk Ponsel Lipat

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 28 Nov 2017 16:18 WIB
appleiphone
Apple Punya Paten untuk Ponsel Lipat
Apple telah mendapatkan paten untuk ponsel ipat. (AFP PHOTO / Josh Edelson)

Jakarta: Apple telah mendapatkan paten untuk smartphone lipat. Paten tersebut, yang didaftarkan pada 22 September tahun lalu, menjelaskan tentang perangkat elektronik dengan "layar fleksibel" dan bisa dilipat. 

Meskipun konsep ini terdengar futuristik, tapi ini bukanlah pertama kalinya konsep tersebut dipertimbangkan, seperti yang disebutkan oleh Mashable. Pada September, beberapa jam sebelum Apple meluncurkan iPhone 8, Samsung mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan smartphone lipat pada 2018. 

Desain yang Samsung pamerkan cukup menarik. Namun, pada akhirnya, perusahaan asal Korea Selatan itu harus mengundurkan produksi ponsel itu hingga 2019. Pada Oktober, ZTE juga mengumumkan keberadaan smartphone lipat.

ZTE Axon M adalah smartphone dengan dua layar yang layarnya bisa Anda bentangkan, membentuk perangkat dengan ukuran layanya tablet. 

Sementara itu, menurut paten Apple terbaru, perangkat yang akan mereka buat akan mendukung lapisan "yang mungkin dibentuk dari bahan metal campuran yang dapat mengingat bentuk dan memiliki bukaan sehingga bisa dilipat".

Meski konsep itu terdengar keren, akan ada beberapa masalah yang harus Apple pertimbangkan untuk membuat smartphone itu, seperti baterai dan estetika desain. 

Sebelum ini, Apple pernah dilaporkan akan membuat smartphone lipat dengan layar OLED. Perusahaan asal Cupertino itu jgua telah mendapatkan paten layar yang bisa diputar atau Fruit Roll-Up. Desain ponsel dalam paten tersebut berbeda dengan konsep yang ada dalam paten terbaru. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.