Kantor Baru T-Cash Pakai Gaya Startup

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 05 Dec 2017 19:12 WIB
telkomseltelekomunikasi
Kantor Baru T-Cash Pakai Gaya Startup
T-Cash punya kantor baru. (MTVN)

Jakarta: T-Cash adalah layanan uang elektronik dari Telkomsel. Meskipun begitu, beberapa bulan lalu, tim T-Cash pindah kantor ke Energy Building di SCBD. Dalam acara hari ini, T-Cash mengundang media untuk memamerkan kantor barunya tersebut. 

Berbeda dengan kantor perusahaan besar yang identik dengan kubikel untuk masing-masing karyawannya, kantor T-Cash mengusung konsep open space. Kantor T-Cash terdiri dari meja-meja panjang yang dikelompokkan berdasarkan divisi, seperti tim IT, tim mikro, dan tim partnership. 





Para karyawan T-Cash memiliki jam kerja yang fleksibel. Mereka juga tidak dituntut untuk datang ke kantor, meski tentu saja, para pekerja tetap dituntut untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Karena sebagian pekerjanya jarang bekerja dari kantor, maka T-Cash hanya menyediakan loker dan bukannya laci meja tersendiri. Biasanya, orang-orang yang memiliki laci tersendiri adalah mereka yang telah duduk di jabatan General Manager atau lebih tinggi. 



Untuk ibu menyusui, kantor T-Cash dilengkapi dengan nurising room. T-Cash juga menyediakan open pantry. Di sini, karyawan bisa mengambil makanan ringan. Untuk karyawan yang ingin menelpon atau menyediri, T-Cash menyediakan booth kecil yang kedap suara.



Selain itu, di sini, T-Cash juga memiliki ruangan tersendiri tempat pekerjanya bisa bermain. Biasanya, pada siang hari, ruangan tersebut akan digunakan sebagai tempat untuk rapat. Para karyawan bisa menggunakannya untuk tempat bermain setelah jam kerja usai. 



T-Cash juga memiliki beberapa program internal, seperti interest clubs, seperti klub bola. Selain itu, karyawan juga diminta untuk berkumpul pada hari-hari besar nasional. Tujuannya tidak hanya untuk menghargai hari besar, tapi juga untuk mempererat hubungan antar karyawan. 


 


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.