WhatApp Segera Pasang Alat Khusus Tangkal Berita Palsu

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 22 Jan 2018 08:09 WIB
whatsapp
WhatApp Segera Pasang Alat Khusus Tangkal Berita Palsu
WhatsApp menguji fitur pendeteksi pesan yang diteruskan sebanyak lebih dari 25 kali.

Jakarta: WhatsApp mencoba mengambil langkah penting untuk menghentikan penyebaran berita palsu. 

Laporan terkait sistem notifkasi baru yang memperingatkan pengguna WhatsApp bahwa mereka berisiko menyebarkan pesan spam beredar di internet. Saat mendeteksi bahwa pesan telah diteruskan beberapa kali, sistem akan memperingatkan pengguna WhatsApp bahwa pesan berpotensi sebagai spam.

Berita palsu telah menjadi permasalahan yang terjadi di berbagai penjuru dunia, dan WhatsApp turut menjadi platform yang terpengaruh oleh masalah ini. Menyebar pesan spam melalui WhatsApp telah menjadi permasalahan besar selama beberapa tahun terakhir.

Untuk mengurangi penyebaran berita palsu, WhatsApp kini menguji fitur yang akan memperingatkan pengguna yang meneruskan pesan, bahwa pesan tersebut diperkirakan sebagai spam. Peringatan ini hanya akan muncul jika pesan diteruskan sebanyak 25 kali.

Jika pengguna perlu mengirimkan pesan tunggal ke lebih dari 25 kontak, WhatsApp memiliki fitur bertajuk Broadcast List. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirimkan pesan ke sejumlah pengguna lain, namun hanya untuk rekan dengan nomor ponsel di daftar kontak.

Fitur baru tersebut saat ini tengah diuji pada WhatsApp versi iOS. Masih belum jelas cara perusahaan yang kini dinaungi Facebook, untuk menghentikan penyebaran pesan spam ini di kalangan penggunanya.

Sebelumnya, WhatsApp resmi meluncurkan WhatsApp Business dan telah tersedia di Google Play Store. Aplikasi ini ditawarkan untuk dapat diunduh secara gratis, dan baru tersedia di wilayah tertentu. WhatsApp Business baru masuk sejumlah negara seperti Indonesia, Italia, Meksiko, Inggris, dan Amerika Serikat.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.